Jimly Bocah Pengidap Kanker Otot Sebesar Bola Basket, Butuh Uluran Tangan Dermawan

Berdasarkan keterangan kakaknya, Teuku Nabil (21), Jimly sudah mulai terserang tumor jinak sejak 1,8 tahun lalu.

Jimly Bocah Pengidap Kanker Otot Sebesar Bola Basket, Butuh Uluran Tangan Dermawan
Dokumentasi Keluarga
Teuku Jimly Ben Hanafi, bocah 11 tahun, penderita kanker otot. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Jimly Ben Hanafi, bocah 11 tahun penderita kanker otot masih membutuhkan biaya untuk biaya akomodasi berobatnya.

Berdasarkan keterangan kakaknya, Teuku Nabil (21), Jimly sudah mulai terserang tumor jinak sejak 1,8 tahun lalu.

Ia menjalani pengobatan medis menggunakan BPJS. Namun tetap ada beberapa obat yang harus bayar sendiri.

Jimly tinggal bersama ayahnya dan seorang kakaknya. Ayahnya bekerja jual beli mobil bekas.

Nabil khawatir pendapatan ayahnya tidak cukup untuk membiayai akomodasi berobat adiknya.

Nabil bahkan menggalang donasi melalui website kitabisa.com.

Hal itu karena, Jimly hampir setiap hari harus bulak-balik Rumah sakit Darmais untuk pengecekan medis, pengobatan luka kankernya dan terapi chemo.

Ngefans dengan Ustadz Abdul Somad, Jimly Bocah Penderita Kanker Otot Ingin Jadi Tahfiz

"Pulang pergi saja sudah Rp 200 ribu sendiri, belum makannya, kadang malah nahan enggak makan," ujar Nabil saat ia sedang menjaga adiknya di kediamannya, Jalan Reformasi, kelurahan Pondok Aren, kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (15/2/2019).

Nabil mengungkapkan, sudah ada beberapa pihak yang mmeberikan bantuannya kepada Jimly, seperti dari karang taruna atau pengurus masjid sekitar rumah.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved