Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Perintahkan Anak Buahnya Segera Benahi Trotoar Agar Ramah Disabilitas

"Kaum disabilitas semuanya punya hak ya untuk menggunakan trotoar, jadi kalau trotoarnya tidak kami rapikan, nanti mereka nggak bisa jalan dong," kata

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Perintahkan Anak Buahnya Segera Benahi Trotoar Agar Ramah Disabilitas
TRIBUNJAKARTA.COM/LEO PERMANA
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi saat mendampingi seorang penyandang disabilitas di trotoar sekitar Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi bersama penyandang disabilitas meninjau di trotoar di Palmerah, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2/2019).

Pada peninjaun itu, ia menemukan hal-hal yang menggangu lalu lintas pejalan kaki, khususnya penyandang disabilitas.

Di antaranya, badan trotoar yang digunakan pedagang berjualan, serta adanya tiang-tiang di sepanjang trotoar tersebut.

Irwandi pun menyampaikan temuan-temuan itu nantinya akan segera ditindak lanjuti oleh petugas.

"Kaum disabilitas semuanya punya hak ya untuk menggunakan trotoar, jadi kalau trotoarnya tidak kami rapikan, nanti mereka nggak bisa jalan dong," katanya di lokasi, Sabtu (16/2/2019).

Wali Kota Jakarta Pusat Uji Coba Trotoar Ramah Disabilitas di Jalan KH Wahid Hasyim

"Mereka juga ingin jalan di trotoar secara nyaman, namun ini trotoarnya kan tidak layak, nah itu yang akan kami anggarkan ke Binamarga untuk pembangunan trotoar yang ramah disabilitas," lanjut dia.

Untuk keberadaan pedagang, ia menyampaikan nantinya akan disosialisasikan oleh lurah dan camat melalui satpol PP.

"Itu harus ditertibkan pedagangnya, jangan sampai menghalangi lalu lintas pejalan kaki khususnya penyandang disabilitas," kata Irwandi.

Sementara itu seorang penyandang disabilitas yang ikut dalam peninjauan itu, menganggap trotoar tersebut masih tidak bisa mereka lewati.

"Sangat tidak bisa kami lewati, saya tadi lewat jalan berjejeran dengan motor dan mobil yang lewat karena memang tidak memungkinkan," kata Yuktiasih.

"Namun saya yakin pemerintah sedikit demi sedikit akan memperhatikan akan hal itu," katanya.

Penulis: Leo Permana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved