Wisatawan Turun 50 Persen, Ini Sejumlah Langkah yang Dilakukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu

Arif Wibowo mengatakan jika semenjak wisatawan kepulauan seribu turun pemilik Pulau Resort mengeluhkan kunjungan wisatawan menurun 50 persen.

Wisatawan Turun 50 Persen, Ini Sejumlah Langkah yang Dilakukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu
Kompas.com
Wisatawan di dermaga Pulau Tidung. 

Sebanyak 40.000 wisatawan diperkirakan bakal memadati Kepulauan Seribu pada saat liburan Tahun Baru 2019.

Para wisatawan diperkirakan tidak hanya memadati pulau resor tapi juga pulau berpenduduk.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu, Cucu Kurnia mengatakan, periode Libur Natal 2018 dan Tahan Baru 2019 di Kepulauan Seribu ditargetkan ada 40.000 wisatawan.

“Terhitung tanggal 23 besok, target kami sekitar 40.000-an, tahun kemarin sekitar 41.000. Kita harapkan ada peningkatan cuma mungkin nggak banyak karena kapasitas terbatas juga,” katanya, Jumat (21/12/2018).

Untuk mencapai target yang telah ditetapkan, Cucu mengatakan, perayaan malam Tahun Baru kali ini disebar di empat pulau yakni Pulau Pramuka, Pulau Tidung, Pulau Pari, dan Pulau Untung Jawa.

“Tahun kemarin kita cuma bikin di satu pulau, di Pramuka aja karena ibukota kabupaten kan di sana. Sekarang disebar keempat pulau,” katanya.

Keputusan itu diambil karena selama ini yang menjadi destinasi favorit para wisatawan adalah keempat pulau tersebut untuk kategori pulau berpenduduk.

Sedangkan satu pulau lainnya yang juga favorit adalah Pulau Harapan.

Untuk pulau resor juga tidak kalah peminat. Cucu beralasan, setiap jenis pulau memiliki ciri khas dan daya tariknya masing-masing sehingga dipastikan mampu menarik wisatawan saat liburan Tahun Baru 2019.

“Hampir semua ramai. Pilihannya cuma dua, antara pulau resor atau pulau penduduk, itu aja. Jumlah peminatnya hampir sama, hanya segmennya yang berbeda,” katanya. 

Peredaran narkoba

Peredaran narkoba pada saat malam tahun baru menjadi tindak kejahatan yang paling diantisipasi di Kepulauan Seribu.

Pasalnya pada saat malam tahun baru ada banyak orang yang hilir mudik di kawasan tersebut.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Jefri Siagian mengatakan, pihaknya sangat mengantisipasi kemungkinan peredaran narkoba pada saat malam tahun baru.

Pemeriksaan intensif pun sudah dilakukan sejak titik keberangkatan.

"Karena ini pergantian tahun orang ingin merayakan, masalah narkoba yang kami antisipasi, jangan sampai narkoba terbawa sampai ke pulau, miras. Kami antisipasi di titik pelabuhan yang sama, juga di titik tempat tiba," kata Jefri, Jumat (21/12/2018).

Pemeriksaan ketat pun akan dilakukan di pelabuhan keberangkatan penumpang.

Mereka yang gerak-geriknya mencurigakan bakal diperiksa dan barang bawaan juga digeledah demi mengantisipasi peredaran benda terlarang.

"Yang jelas nggak semua (diperiksa), kami kan lihat mana yang potensi mana tidak. Jangan sampai timbulkan keterlambatan, nanti malah bikin ketidaknyamanan. Kalau memang patut diperiksa ya kami periksa," tegasnya.

Selain itu pihaknya juga telah menyiapkan lima pos pengamanan di Kepulauan Seribu dengan dukungan lebih dari 100 personel.

"Tapi untuk nanti jelang pergantian tahun, 2/3 kekuatan saya libatkan semua di titik kegiatan masyarakat," katanya. (Joko Supriyanto)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Wisatawan Pulau Seribu Turun, Ini Langkah yang Bakal Dilakukan Pemkab Kepulauan Seribu

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved