Diduga Terima Pungli, Lurah Kalibaru Ditahan di Polresta Depok

"Sekarang sudah ditahan di Mapolres Depok. Kemarin Pak Pradi, Wakil Wali Kota Depok sudah konfirmasi ke saya," ujar Widiyanto.

Diduga Terima Pungli, Lurah Kalibaru Ditahan di Polresta Depok
ISTIMEWA
ilustrasi pungutan liar (Pungli) 

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - Sekretaris Satgas Saber Pungli Nasional Irjen Pol Widiyanto Poesoeko mengatakan, Lurah Kalibaru Abdul Hamid telah ditahan di Mapolresta Depok.

"Sekarang sudah ditahan di Mapolres Depok. Kemarin Pak Pradi, Wakil Wali Kota Depok sudah konfirmasi ke saya," ujar Widiyanto saat dikonfirmasi, Selasa (19/2/2019).

Dia menyebutkan, Abdul Hamid sudah ditahan sejak Jumat (15/2/2019) lalu setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) tim saber pungli Depok.

“Sesuai hasil koordinasi dengan Wakapolres Depok selaku Kepala Unit Pemberantasan Pungli Kota Depok, yang bersangkutan telah ditahan sejak 15 Februari 2019," ujarnya.

Widiyanto mengatakan, Abdul Hamid terancam Pasal 368 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Tindak Pidana Pemerasan.

Dilantik Jadi Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur Usai Keguguran, Arumi Bachsin Didampingi 3 Dokter

"Itulah bedanya pungutan liar dengan korupsi atau gratifikasi atau suap. Kalau pungli, yang kena hukuman adalah yang meminta uang atau yang memungut uang," tutur Widiyanto.

Sebelumnya, tim saber pungli Polresta Depok melakukan OTT terhadap Lurah Kalibaru Abdul Hamid, Kamis (14/2/2019).

Abdul Hamid diduga melakukan pungutan liar untuk pengurusan Akta Jual Beli (AJB) tanah. (Cynthia Lova)

Artikel ini tayang sebelumnya di Kompas.com dengan judul Terjaring OTT Pungli, Lurah Kalibaru Depok Ditahan

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved