Breaking News:

Pilpres 2019

Jokowi Disebut Serang Prabowo Saat Debat, Maruf Amin: Kita Serahkan Kepada Bawaslu

"Nah, Pak Jokowi mengatakan di zaman saya itu tidak ada. Jadi itu sebenarnya merupakan suatu penegasan," ujar Maruf Amin.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 
Maruf Amin di Masjid Syekh Muhammad Yusuf, Sukmajaya, Depok, Sabtu (12/1/2019). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA  

TRIBUNJAKARTA.COM- Pernyataan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo kepada calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, tak dianggap sebagai serangan.

Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin menganggap Jokowi hanya melengkapi pernyataan Prabowo Subianto dalam debat kedua Pilpres 2019.

"Pak Jokowi meneruskan, yang dapat (tanah) banyak itu termasuk Bapak (Prabowo). Gitu kan? Jadi bukan menyerang," kata Maruf Amin di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara, Serang, Banten, Selasa (19/2/2019).

Ia melihat, Jokowi ingin membeberkan fakta di balik pernyataan Prabowo, tentang penguasaan kekayaan alam Indonesia oleh negara, sesuai UUD 1945 Pasal 33.

Sebab faktanya, banyak tanah dikuasai segelintir orang saja, termasuk mantan Danjen Kopassus itu.

"Nah, Pak Jokowi mengatakan di zaman saya itu tidak ada. Jadi itu sebenarnya merupakan suatu penegasan," ujar Maruf Amin.

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu meyakini, tak ada niat buruk dari Jokowi saat menjelaskan hal tersebut.

Sebab, petahana ingin prioritasnya, kinerjanya, untuk membagikan hak rakyat berupa sertifikat tanah, dinilai secara jernih oleh semua pihak.

Meski demikian, Maruf Amin mempersilakan jika ada pihak yang tersakiti lalu melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Menurutnya, hal itu merupakan hak hukum di negara demokrasi seperti Indonesia.

Pengakuan Prabowo Soal Kuasai Lahan Ratusan Ribu Hektare Tuai Polemik, Fahri Hamzah Tantang Jokowi

Ketika Soal Unicorn Ditanya Balik Prabowo Subianto, Ini Penjelasannya

"Ya saya kira kita serahkan kewenangan kepada Bawaslu ya yang menilai, cuma kalau bagi saya, itu kan bukan menyerang," tegas Maruf Amin.

Pernyataan Jokowi yang disoal adalah saat petahana mengungkap kepemilikan ratusan ribu hektare milik Prabowo Subianto di Kalimantan Timur dan Aceh.

"Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur sebesar 220 ribu hektare, juga di Aceh Tengah 120 ribu hektare. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa pembagian-pembagian seperti ini tidak dilakukan masa pemerintahan saya," ungkap Jokowi saat debat kedua Pilpres 2019, Minggu (17/2/2019) malam. (Fransiskus Adhiyuda)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Maruf Amin: Jokowi Bukan Menyerang, tapi Menegaskan Pernyataan Prabowo

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved