Breaking News:

Mahasiswi di Bali Jadi Korban Rudapaksa Oknum Dosen, Diancam Nilai, Foto dan Video Tersebar

I Putu Eka Swastika alias Eka (26), oknum dosen di universitas swasta Denpasar diduga menyebarkan video dan foto pornografi.

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
ISTIMEWA
ILUSTRASI 

TRIBUNJAKARTA.COM, DENPASAR - I Putu Eka Swastika alias Eka (26), oknum dosen di universitas swasta Denpasar diduga menyebarkan video dan foto pornografi.

Eka yang berstatus terdakwa menjalani menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (18/2/2019).

Hanya saja, sidang yang dipimpin Hakim Ketua I Gde Ginarsa, mengagendakan pemeriksaan keterangan saksi digelar secara tertutup.

Di persidangan terlihat terdakwa tidak didampingi penasihat hukumnya.

Eka juga diduga melakukan rudapaksa kepada mahasiswi disertai ancaman.

Eka pun didakwa dengan dakwaan alternatif.

Yakni dakwaan pertama, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 29 Undang-Undang RI No.44 tahun 2008 tentang Pornografi.

Dakwaan kedua, terdakwa dinilai melanggar Pasal 32 Undang-Undang RI No.44 tahun 2008 tentang Pornografi.

Juga, dakwaan ketiga, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP.

Diketahui, terjeratnya terdakwa Eka dalam perkara ini berawal saat saksi korban inisial M kuliah di kampus tersebut.

I Putu Eka Swastika alias Eka (26) kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (18/2/2019).
I Putu Eka Swastika alias Eka (26) kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (18/2/2019). (ISTIMEWA)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved