Warga Bekasi Gelar Pawai Cap Go Meh, Ini Rutenya

Pawai Cap Go Meh nantinya akan digelar dengan menghadirkan iring-iringan peserta dengan sejumlah parede budaya khas Tionghoa, seperti barongsai.

Warga Bekasi Gelar Pawai Cap Go Meh, Ini Rutenya
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Jalan Ir Juanda rute pawai Cap Go Meh di Kota Bekasi, Senin (19/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Menutup perayaan tahun baru Imlek, pawai Cap Go Meh bakal digelar warga Kota Bekasi. Pawai akan digelar di hari ini, Selasa, 19 Februari 2019, pukul 13.00 WIB.

Pawai Cap Go Meh nantinya akan digelar dengan menghadirkan iring-iringan peserta dengan sejumlah parede budaya khas Tionghoa, seperti barongsai dan tarian naga.

Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Bambang N Putra, mengatakan, pawai akan diawali sebagai titik kumpul di Kelenteng Hok Lay Kiong, Jalan Mayor Oking, Bekasi Timur.

Kemudian pawai akan bergerak ke Jalan Kartini - Jalan Ir H Juanda - Jalan KH Agus Salim - Jalan Teluk Buyung - Jalan Perjuangan - Jalan Ir H Juanda - dan kembali ke Kelenteng Hok Lay Kiong di Jalan Mayor Oking.

"Jadi nanti selama pawai berlangsung akan dilakukan pengalihan arus, perosnil Dishub kita terjunkan sebanyak 50 orang untuk mengatur lalu lintas," kata Bambang.

Untuk pengalihan arus nantinya, saat iring-iringan pawai masuk ke Jalan Ir Juanda Pasar Proyek, kendaraan akan dialihkan ke arah Rumah Duka Teluk Buyung. Selanjutnya ketikan pawai sudah memasuki bulan-bulan atau ke Kelenteng Hok Lay Kiong, pengedaran akan dialihkan ke Jalan Baru Underpass atau Summarecon.

"Ya jadi ikuti arus pawai aja, karena kita sifatnya gak nutup jalan, ikuti pawai aja," jelas dia.

Sedangankan untuk potensi kemacetan, diperkarakan akan terjadi kepadatan di area kawasan Bulan-bulan dekat Stasiun Bekasi. Rute tersebut merupakan rute akhir sebelum masuk ke Jalan Ir Juanda.

"Potensi penutupan karena itu rute terkahir dan potensinya akan berbarengan dengan penumpang KRL yang pulang kerja," jelas dia.

Sementara itu, pengurus Kelenteng Hok Lay Kiong, Bok Liang mengatakan, ada sekira 400 orang yang akan ikut pawai Cap Go Meh tahun ini. Adapun pawai bukan hanya menghadirkan barongsai, tetapi juga sejumlah budaya seperti Reog dan kesenian lainnya.

"Kita sekitar 400 orang, ada dari Cikarang, setiap kelenteng lah, gabung kota dan kabupaten Bekasi, masyarakat boleh gabung," tandasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved