Pilpres 2019

DPC Gerindra Tangsel Laporkan JARI'98 ke Bawaslu RI atas Dugaan Politik Uang

DPC Gerindra Tangerang Selatan akan melaporkan Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (JARI'98) ke Bawaslu, Rabu (20/2/2019).

DPC Gerindra Tangsel Laporkan JARI'98 ke Bawaslu RI atas Dugaan Politik Uang
Tangkapan layar dari medsos
Tangkapan layar video diduga bagi-bagi uang oleh relawan pasangan capres cawapres 01 Jokowi-Ma'ruf, di sekitar Tandon Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (19/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Ketua DPC Gerindra Tangerang Selatan, Li Claudia Candra, akan melaporkan Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (JARI'98) ke Bawaslu, Rabu (20/2/2019).

Hal itu diungkapkan Claudia kepada TribunJakarta.com melalui aplikasi pesan singkat.

"Besok lapor ke Bawaslu RI," jelas Claudia pada Selasa (19/2/2019).

JARI'98 diduga mengkampanyekan pasangan capres nomor urut 01 Jokowi-Maruf, sambil sambil membagi-bagikan uang, di area Tandon Ciater, Serpong, Tangsel, Minggu (17/2/2019) lalu.

Video pembagian uang itu viral dan tersebar luas melalui media sosial.

Claudia lebih memilih melaporkan JARI'98 ke Bawaslu Pusat dibandingkan Bawaslu Tangsel, karena menganggap kejadian itu isu nasional.

"Sudah viral, jadi berita nasional," terangnya.

Pihaknya menganggap "nyawer" di acara tersebut melanggar aturan karena sama saja dengan politik uang.

"Acara tandon melanggar aturan karena money politik," jelas dia.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved