Polisi Sebut FBI Punya Alat Digital Agar Wajah Penusuk Siswi SMK Baranangsiang Bisa Terungkap

Pelaku penusukan Andriana Yubilea Noven Cahya (18), siswi SMK Baranangsiang, Kota Bogor belum terungkap hingga kini.

Polisi Sebut FBI Punya Alat Digital Agar Wajah Penusuk Siswi SMK Baranangsiang Bisa Terungkap
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Ratusan orang yang terdiri dari keluarga dan kerabat Noven, ikut mengantarkan jenazah Noven ke pemakaman di wilayah Cimuncang, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Kamis (10/1/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, BOGOR - Pelaku penusukan Andriana Yubilea Noven Cahya (18), siswi SMK Baranangsiang, Kota Bogor belum terungkap hingga kini.

Kepolisian akan meminta bantuan Federal Bureau of Investigation (FBI) untuk mengungkap kasus tersebut.

Andriana tewas ditusuk orang tak dikenal di sebuah gang kecil di Jalan Riau, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Bogor, Jawa Barat, pada 8 Januari 2019 lalu.

Kepala Polda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, FBI memiliki alat digital yang bisa memperjelas hasil rekaman kamera pengawas CCTV.

Agung menyebut, hal itu diperlukan untuk mempermudah polisi mengenali wajah pelaku penusukan tersebut.

Karangan bunga di lokasi penusukan Andriana Yubelia Noven, Sabtu (12/1/2019).
Karangan bunga di lokasi penusukan Andriana Yubelia Noven, Sabtu (12/1/2019). (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

"Iya, kita akan bekerjasama dengan FBI untuk minta bantuan dari digitalnya, dari teknologinya. Kita akan minta bantu," ucap Agung, usai bersilaturahmi bersama para ulama, di Bogor, Selasa (19/2/2019).

Sebelum meminta bantuan FBI, sambung Agung, pihaknya terlebih dulu akan mengirim surat kepada Mabes Polri meminta persetujuan.

Setelah disetujui, lanjut dia, Mabes Polri akan mengirimkan surat permohonan kepada badan investigasi negeri Paman Sam itu.

"Untuk bisa membuka yang ada di CCTV itu kan dimungkinkan di Amerika punya alat itu. Jadi kalau sekarang kita sulit karena memang kabur (gambar tidak jelas), jadi kita tidak bisa berandai-andai, kita harus utamakan digital forensik," sebutnya.

Diketahui, aksi penusukan tersebut terekam oleh kamera pengawas CCTV yang berada sekitar lokasi kejadian.

Halaman
123
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved