Datang dari Kuningan Jawa Barat, Firman dan Temannya Ingin Hadiri Malam Munajat 212

"Kami berlima naik bus ke Karawang, ke rumah saudara dari satu di antara rombongan kami, setelahnya dari Karawang kita naik kereta," kata Firman.

Datang dari Kuningan Jawa Barat, Firman dan Temannya Ingin Hadiri Malam Munajat 212
TRIBUNJAKARTA.COM/LEO PERMANA
Firman dan rekannya yang sedang beristirahat di selasar Masjid Istiqlal setelah menempuh perjalanan dari Kuningan Jawa Barat untuk menghadiri Malam Munajat 212, Kamis (21/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta bersama Lembaga Dakwah Front dan Majelis Taklim se-Jabodetabek akan menghelat acara bertajuk Malam Munajat 212 di Monumen Nasional (Monas), Kamis (21/2/2019) malam.

Meski akan dilaksanakan pada malam hari, peserta yang berasal dari luar kota sudah datang ke sekitar lokasi acara.

Di antaranya, Fahmi seorang warga Kuningan, Jawa Barat yang datang bersama 4 orang rekannya untuk menghadiri kegiatan tersebut.

Ia mengaku sudah melakukan perjalanan dari Kuningan selama dua hari, dan baru tiba di Masjid Istiqlal pukul 09.00 WIB.

"Kami berlima naik bus ke Karawang, ke rumah saudara dari satu di antara rombongan kami, setelahnya dari Karawang kita naik kereta," kata Firman di Masjid Istiqlal, Kamis (21/2/2019).

Ada Munajat 212, Penumpang Kereta yang Berangkat dari Stasiun Gambir Bisa Naik dari Jatinegara

Saat ditemui di lokasi, ia sedang beristirahat di selasar masjid sembari memainkan telepon genggamnya.

Ia mengatakan memang berencana akan beristirahat dahulu di sana, karena pergelaran acara direncanakan akan dilangsungkan malam hari.

Ia pun mengharapkan pergelaran acara ini dapat berjalan lancar dan aman.

"Semoga lancar saja acaranya," pungkas dia.

Pantauan TribunJakarta.com, di Masjid Istiqlal terpantau lengang dan masyarakat beraktifitas seperti biasa di sana.

Ada yang melakukan kegiatan ibadah, dan adapula siswa-siswi TK yang berkeliling di sekitar masjid.

Meski ada beberapa orang yang tidur di lantai pertama Masjid Istiqlal.

Begitupun juga di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, pada area peron, serta hall pintu keluar dan masuk terlihat masih normal.

Penulis: Leo Permana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved