Mual dan Muntah-Muntah, Sidang Putusan Kasus Narkoba Richard Muljadi Kembali Ditunda

Tak berselang lama, Yerich pun langsung mendatangi Hakim Ketua untuk menunjukan surat sakit terdakwa Richard.

Mual dan Muntah-Muntah, Sidang Putusan Kasus Narkoba Richard Muljadi Kembali Ditunda
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Majelis Hakim tengah membaca surat keterangan sakit Richard Muljadi yang berhalangan hadir di sidang putusan kasus narkotika, Kamis (21/2/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU- Sidang putusan kasus narkotika atas terdakwa Richard Muljadi, kembali harus ditunda siang ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sidang sebelumnya pada Kamis (14/2/2019) silam dengan agenda yang sama, juga terpaksa ditunda karena Hakim Ketua Krisnugroho berhalangan hadir.

Sementara tertundanya sidang kali ini, dikarenakan terdakwa Richard Muljadi sendiri yang sakit dan tidak memungkinkan untuk hadir di ruangan.

"Maaf yang mulia, terdakwa sakit," ujar Jaksa Penuntut Umum Yerich pada Hakim Ketua Krisnugrogo di Ruang Sidang Utama PN Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Kamis (21/2/2019).

Tak berselang lama, Yerich pun langsung mendatangi Hakim Ketua untuk menunjukan surat sakit terdakwa Richard.

"Baik ya jadi sedianya sidang hari jni adalah pembacaan putusan dari Majelis, namun berdasarkan surat yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Pelayanan Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jakarta (RSKO), yang ditandatangani dokter Azhar Jaya menerangkan bahwa sesuai hasil keputusan dokter terdakwa Richard Aris Muljadi pada hari ini tidak bisa hadir di persidangan karena kondisi sakit," jelas Hakim Ketua Krisnugroho di persidangan.

Kemudian, JPU Yerich menuturkan bahwa terdakwa Richard Muljadi bisa dihadirkan pada persidangan satu minggu mendatang, pada Kamis (28/2/2019.

"Baik jadi sidang ditunda pekan depan, hari Kamis tanggal 28 Februari 2019 acara pembacaan putusan dari Majelis. Perintah terhadap penuntut umum untuk menghadirkan terdakwa di persidangan, sidang selesai ditutup," ujar Krisnugroho diiringi ketukan palu.

Ditemui diluar ruang sidang, JPU Yerich menuturkan pihaknya baru mengetahui kabar Richard sakit pagi tadi

"Sejak pagi tadi sakitnya, mual-mual, muntah, dan demam," ujar Yerich pada awak media.

Lanjut Yerich, Richard langsung dibawa ke Ruang UGD RSKO hingga tidak memungkin untu dihadirkan di persidangan.

"Informasinya yang bersangkutan langsung masuk UGD RSKO, ini informasi yang saya dapatkan tadi," jelas Yerich.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved