Seorang Terduga Teroris JAD Ditangkap Saat Razia Lalu Lintas, Ini Kronologisnya

TWA yang telah masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) ditangkap di daerah Kertosari, Temanggung, pada 14 Februari 2019.

Seorang Terduga Teroris JAD Ditangkap Saat Razia Lalu Lintas, Ini Kronologisnya
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo menjelaskan kronologi seorang terduga teroris Organisasi Jamaah Anshorut Daulah ( JAD) berinisial TWA alias A alias AH ditangkap saat razia lalu lintas.

TWA yang telah masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) ditangkap di daerah Kertosari, Temanggung, pada 14 Februari 2019.

Dedi mengatakan bahwa TWA memang sudah dipantau dan saat razia berlangsung ia berusaha kabur ke area sawah.

"DPO sudah mapping dan diikuti oleh tim."

"Saat razia lantas karena merasa sudah diikuti dan melihat ada razia Polantas maka pelaku melarikan diri untuk menghindari petugas," ujar Dedi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (21/2/2019).

Hal itu membuat aparat di lapangan curiga.

Setelah itu mereka menggeledah mobil yang ditinggalkan oleh TWA.

Kemudian, buku-buku terkait radikalisme ditemukan di mobil tersebut dan identitas TWA pun terungkap.

"Hal itu membuat polisi curiga dan selanjutnya membuka paksa mobil yang diparkirkan"

"Pada saat mobil dibuka paksa dengan mendatangkan tukang kunci dan digeledah, ditemukan beberapa barang bukti," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved