Cemburu Mantan Istri Punya Pacar, Pria Ini Aniaya Dua Anak Kandungnya Masih Balita

Nurhadi Gunawan (35) tega menganiaya dan mengancam menghabisi nyawa anaknya, MJD (3) dan AA (5).

Cemburu Mantan Istri Punya Pacar, Pria Ini Aniaya Dua Anak Kandungnya Masih Balita
istockphoto.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Nurhadi Gunawan (35) tega menganiaya dan mengancam menghabisi nyawa anaknya, MJD (3) dan AA (5).

Ia mengaku cemburu karena merasa mantan istrinya (RA) memiliki kedekatan dengan pria lain.

Tanpa belas kasih, Nurhadi mengacungkan golok dan mengancam bakal menghabisi MJD dan AA di kontrakannya di Kerukut, Limo, Rabu (20/2/2019).

Ancaman yang divideokan menggunakan ponsel ditujukan kepada RA, ibu dua bocah malang.

Nurhadi memaksa RA agar menyebut pria yang sedang mendekatinya..

"Pelaku mengancam kedua anaknya menggunakan golok. Pas diancam itu sambil divideokan menggunakan handphonenya. Dia mengancam karena cemburu mantan istrinya dekat dengan pria lain," kata Paur Humas Polresta Depok Ipda I Made Budi, Kamis (21/2/2019).

Bukan pertama Nurhadi menganiaya dan mengancam membunuh dua anaknya itu.

Nurhadi bahkan pernah menendang wajah MJD menggunakan sepatu di sebuah warung bakso Jalan Keadilan, Pancoran Mas.

Menurut polisi, perbuatan pelaku didasari motif yang sama.

"Sebelumnya pelaku juga menendang wajah anak ketiganya yang masih berusia 3 tahun. Ditendang satu kali di bagian wajah sampai anaknya mengalami luka lebam dan memar," ujarnya.

Nurhadi yang kini masih diperiksa penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Depok dicokok setelah RA melaporkan perbuatan mantan suaminya ke polisi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Nurhadi diduga melakukan perbuatannya karena tak terima karena cerai dan cemburu RA dekat dengan pria lain.

"Pelaku sudah diamankan, hasil pemeriksaan sementara motifnya karena cemburu dan tidak terima hasil keputusan pengadilan. Barang bukti yang diamankan sebilah golok yang digunakan pelaku untuk mengancam korban," tuturnya.

Tak hanya dijerat pasal 80 UU No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak karena menganiaya anaknya, dia dijerat UU Darurat No 12 tahun 1951 atas kepemilikan senjata tajam.

Penulis: Bima Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved