Dua Wartawan Diintimidasi saat Rekam Copet Tertangkap di Malam Munajat 212
Dua wartawan media online yakni S (23) dan W (23) mengalami hal tak mengenakkan saat meliput copet di Malam Munajat 212 di Monas, Jakarta Pusat.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dua wartawan media online yakni S (23) dan W (23) mengalami hal tak mengenakkan saat meliput copet di Malam Munajat 212 di Monas, Jakarta Pusat.
Bermula saat S (23) tengah merekam kericuhan setelah ada copet diamankan anggota Laskar Pembela Islam (LPI).
Anggota LPI yang tak terima direkam langsung mengamankan dan mengintimidasi S.
Mereka memaksa S menghapus rekamannya sambil menggiringnya ke tenda di belakang panggung utama.
"Hapus itu videonya!" teriak mereka di tengah kericuhan pada Kamis (21/2/2019).
"Iya, saya hapus, tapi lepas dulu tangan saya," kata S.
W yang melihat rekannya diintimidasi massa berusaha membela.
Nahas baginya, saat itu justru ponselnya hilang diduga diambil oleh orang tak bertanggung jawab.
"Saya tadi mau temenin teman saya, karena saya lihat dia dicekik, tapi pas itu saya baru sadar kalau handphone saya hilang," kata W.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan mengatakan S yang sempat diamankan massa aksi kini telah kembali ke rumah.
"Sudah lepas tadi, sudah pulang," kata Harry.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kericuhan-munajat.jpg)