Persija Jakarta

Ketum The Jakmania Minta Satgas Antimafia Bola Tidak Sudutkan Persija

Bung Ferry berharap kepada Satgas Antimafia Bola untuk tidak menghubung-hubungkan segala aktifitas pengaturan skor kepada Persija Jakarta.

Ketum The Jakmania Minta Satgas Antimafia Bola Tidak Sudutkan Persija
Tribunnews/Abdul Majid
Ketum The Jakmania, Bung Ferry saat memamerkan piala Presiden dalam konvoi Persija Jakarta Juara Liga 1 2018, Sabtu (15/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua Umum The Jakmania, Tauhid Indrasjarief meminta kepada Satgas Antimafia Bola bersikap profesional dan tidak tebang pilih dalam mengungkap kasus pengaturan skor di persepakbolaan Indonesia. 

Sejatinya, pria yang akrab disapa Bung Ferry itu sangat mendukung langkah dan segala kegiatan yang dilakukan Satgas Antimafia Bola dalam mengungkap kasus pengaturan skor di persepakbolaan Indonesia.

Namun, Bung Ferry berharap kepada Satgas Antimafia Bola untuk tidak menghubung-hubungkan segala aktifitas pengaturan skor kepada Persija Jakarta.

"Kalau memang isu yang diangkat mengenai pengaturan skor, silakan. Tapi jangan apa-apa dihubungkan dengan Persija," ujar Bung Ferry saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Kamis (21/2/2019).

"Jakmania selalu akan mendukung semua tindakan yang membuktikan untuk membongkar mengenai mafia skor pertandingan segala macam, itu kami dukung. Sepak bola kita harus bersih. Tapi tolong jangan tendensius," ucap Bung Ferry menambahkan.

Nama Persija muncul ketika Satgas Antimafia Bola menemukan dokumen yang telah dihancur pada saat menggeledah bekas Kantor PT Liga Indonesia (LI) di Rasuna Office Park, Jakarta Selatan pada awal Februari lalu.

Siaran Langsung RCTI Piala Indonesia Sore Ini, Arema FC Ladeni Persib Bandung

Kasus ini menyeret nama Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, yang kemudian menjadi tersangka akibat temuan itu.

"Misalnya begini. Kalau memang awalnya isu ini ramai karena Persija disebut menjadi juara Liga 1 2018 dengan setingan. Kemudian ramai soal kasus pengaturan skor. Kecurigaan soal Persija kan terjadi tahun 2018," ucap Bung Ferry.

"Tapi yang menjadi kebingungan kami sebagai orang awam, dari anak-anak Jakmania, kenapa penyelidikan tidak diarahkan ke penyelenggarakan kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB). Kenapa  fokusnya ke PT Liga Indonesia yang jadi penyelenggara kompetisi resmi PSSI hingga musim 2014. Saat itu kan juara kompetisi bukan Persija, kenapa apa-apa selalu dibawa dan dikait-kaitkan," tutur Bung Ferry.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved