Lantai 4 Rusunawa Depok Terbengkalai

Meski harga sewanya paling murah dibanding tiga lantai di bawahnya, yakni Rp 175 ribu per bulan, tak satu pun hunian mungil itu terisi

Lantai 4 Rusunawa Depok Terbengkalai
TribunJakarta/Bima Putra
Kondisi lantai 4 di tower A Rusunawa Depok, Jumat (22/2/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAPOS - Kondisi lantai 4 di tiga tower Rusun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Cilangkap, Tapos tampak mengenaskan, selain tak ada penghuni genangan air dan lumut nampak sejumlah bagian lantai.

Meski harga sewanya paling murah dibanding tiga lantai di bawahnya, yakni Rp 175 ribu per bulan, tak satu pun hunian mungil dengan satu kamar mandi dan satu ruang itu yang terisi.

Ketiadaan lift barang dari lantai 1 ke 4, akses transportasi umum Rusunawa membuat hunian yang dibangun Pemerintah Pusat lalu dikelola Pemkot Depok ini diminati masyarakat.

"Sudah kosong dari lama, dari tahun 2012 juga sudah seperti itu. Yang di lantai 4 malah bocor, airnya rembes ke lantai 3. Enggak pernah diperbaiki juga sama pemerintah," kata Indra (34) di Tapos, Depok, Jumat (21/2/2019).

Tak hanya kosong, bagian dalam unit kamar tampak lembab meski sejumlah jendela dan pintu dibiarkan terbuka oleh pengelola Rusunawa Depok.

Di tangga menuju lantai 4, kotoran kucing menumpuk bersama sejumlah sampah dan debu sehingga menimbulkan kesan kumuh.

Minim Fasilitas, Pemkot Depok Klaim Rusunawa Tetap Diminati Warga

Cegah Hoaks, Warga Rusunawa Marunda Ikut Pelatihan Jurnalistik Bela Negara

Gubernur Anies Siapkan Aturan Rusunawa Bisa Jadi Hak Milik

"Memang enggak pernah dibersihkan, kan enggak ada yang tinggal di lantai 4. Jadinya banyak kotoran kucing, tikus sama sampah lain yang menumpuk di lantai 4," ujarnya.

Kondisi lantai 4 hanya sedikit lebih baik dibanding 3 lantai di bawahnya yang meski berpenghuni tapi fasilitas seperti lampu lorong justru rusak.

Padahal Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok Dudi Miraz belum lama ini mengatakan bahwa Rusunawa Depok tetap diminati.

"Kata siapa sepi? Coba dicek saja. Sudah terisi hampir 85 persen," kata Dudi, Selasa (22/1/2019).

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved