Melalui Mobil Anti-Galau, Masyarakat Bisa Konsultasi Gratis Masalah Sosialnya

Menurutnya, tanggapan dari masyarakat baik adanya kegiatan tersebut di cfd, bahkan ada warga dari luar kota yang datang ingin berkonsultasi

Melalui Mobil Anti-Galau, Masyarakat Bisa Konsultasi Gratis Masalah Sosialnya
TribunJakarta.com/Leo Permana
Mobil anti-galau yang dapat didatangi masyarakat untuk berkonsultasi gratis mengenai masalah-masalah sosialnya, Minggu (24/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Kementerian Sosial hadir di kegiatan car free day Sudirman-Thamrin, tepatnya di Jalan Teluk Betung, Jakarta Pusat, Minggu (24/2/2019).

Selain memberikan informasi berupa edukasi, komunikasi, serta motivasi kepada masyarakat tentang program-program Kemensos, Kemensos juga menyediakan mobil anti galau.

Siti Mutmainah dari Pusat Penyuluhan Sosial, Kemensos RI menjelaskan di dalam mobil itu masyarakat dapat berkonsultasi gratis dengan seorang psikolog untuk menyelesaikan masalah-masalah sosialnya.

"Mobil anti galau ini, di dalamnya ada ruang konsultasi secara gratis untuk membantu masyarakat menyelesaikan masalah sosial mereka, seperti masalah keluarga, masalah kekerasan pada keluarga serta masalah sosial lainnya," katanya di lokasi, Minggu (24/2/2019).

Ia menjelaskan mobil anti galau ini dicetuskan semenjak zaman Khofifah Indar Parawansa menjabat Menteri Sosial RI.

"Mobil ini sebetulnya sudah lumayan lama ya tadinya, selalu ada kalau kami ke lokasi car free day," ungkapnya.

"Selain itu kami juga membawa satu tenda untuk mewarnai, yang ditujukan untuk edukasi pada anak-anak, sementara orangtuanya bisa mengikuti senam," terang Siti.

VIDEO Tim Satuan Gerak Cepat Rajawali Polres Metro Jakarta Timur Gelar Operasi Cipta Kondisi

Menurutnya, tanggapan dari masyarakat baik adanya kegiatan tersebut di cfd, bahkan ada warga dari luar kota yang datang ingin berkonsultasi dalam kegiatan itu.

"Dari sekian banyak kita terjun ke masyarakat tentunya dari Ciputat, ada dari Riau yang ingin konsultasi, kebetulan mereka di sini sehingga ingin tahu program-program dari Kementerian Sosial," ujarnya.

"Harapannya setelah kami mengadakan penyuluhan sosial kepada masyarakat khususnya pengunjung cfd, masyarakat mau peduli, berbagi dan toleransi terhadap program-program Kemensos, terutama ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial," lanjut dia.

Penulis: Leo Permana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved