Breaking News:

Menyoal Penempatan Perwira TNI di Lembaga Sipil, Gus Nadir: Apa Rela Sipil Jadi Pangdam?

Wacana penempatan perwira aktif TNI di instansi sipil menggelinding, mengundang polemik termasuk kritik untuk Presiden Jokowi dan Menteri Luhut.

Penulis: Yogi Gustaman | Editor: Rr Dewi Kartika H
Twitter/@na_dirs @maman1965
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen 

TRIBUNJAKARTA.OM, JAKARTA - Wacana penempatan perwira aktif TNI di instansi sipil menggelinding, mengundang polemik termasuk kritik untuk Presiden Jokowi dan Menteri Luhut. 

Intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus dosen di Australia, Nadirsyah Hosen atau akrab disap Gus Nadir membuat catatan tentang wacana ini.

Mulanya, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan kepada Presiden Jokowi soal rencana penempatan perwira TNI di kementerian dan lembaga.

Luhut menglaim Presiden Jokowi meminta rencana itu dikaji dan dicarikan payung hukumnya seperti dilansir Kompas.com dalam artikel: Luhut Yakinkan Jokowi untuk Penempatan Perwira TNI di Kementerian/Lembaga.

Hal itu disampaikan Luhut saat menjadi pembicara dalam acara silaturahim purnawirawan TNI-Polri dengan calon presiden nomor urut 01 Jokowi di JIExpo Kemayoran, Minggu (10/2/2019).

"TNI banyak yang menganggur. Ada lebih dari 500 perwira menengah kolonel yang nganggur. Saya bilang, Pak (Jokowi) ini bisa masuk," ujar Luhut.

Sebagai contoh, menurut Luhut, di Kemenko Maritim banyak posisi yang bisa diisi oleh perwira TNI.

Sebab, banyak jabatan yang tidak pekerjaannya tidak dikuasai sipil. Menurut Luhut, penempatan perwira TNI di kementerian atau lembaga akan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi para perwira.

Luhut mengatakan, saat ini pemerintah sedang mengkaji untuk merevisi Undang-Undang TNI.

"Saya jelaskan (kepada Jokowi) tidak sampai setengah jam. Saya bilang itu akan ciptakan lapangan kerja lagi bagi perwira TNI," kata Luhut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved