Breaking News:

Respon Wali Kota Airin Soal Sampah TPA Cipeucang Cemari Sungai Cisadane

Pengelolaan tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai bermasalah.

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, di acara hari peduli sampah nasional (HPSN) di Jalatreng Riverpark, Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (24/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Pengelolaan tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai bermasalah.

Lokasi yang harusnya tertutup, ternyata ada yang tidak memiliki batas dan terbuka di sisi yang beririsan langsung dengan sungai Cisadane.

Aktivis lingkungan sudah bertahun-tahun berteriak soal kondisi TPA Cipeucang yang membuat sampah bersentuhan langsung dengan aliran sungai itu.

Yayasan Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (Yapelh) salah satu yang fokus dengan isu pencemaran sungai.

Koordinator Yapelh, Herman Felani menyebut kealpaan dalam mengelola TPA Cipeucang sudah mencemari arus air Cisadane yang banyak dimanfaatkan warga.

“Sehingga ketika air sungai Cisadane meluap sampah yang ada di bibir sungai terbawa arus hingga ke hilir sungai Cisadane. Hal itu terjadi karena tidak adanya pagar pembatas antara gunung sampah dengan sungai,” jelas Herman.

Ditemui pada acara hari peduli sampah nasional (HPSN) di Jalatreng Riverpark, Serpong, Tangsel, Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, memberikan tanggapannya.

Orang nomor satu di Tangsel itu mengatakan pihaknya akan membangun sheet pile untuk membatasi sampah dengan bibir sungai di TPA Cipeucang.

"Kan sudah, tahun ini akan kita akan bikin sitpile. Nanti Pak Toto (Kepala Dinas Lingkungan Hidup) akan menceritakan, sudah ada sedang tahapan lelang," ujar Airin, Minggu (24/2/2019).

VIDEO Airin Rachmi Diany Usai Debat Capres: Masyarakat Bisa Menilai Program Jokowi

Setelah Debat Capres, Airin Rachmi Diany Minta Masyarakat Jernih Menilai Program Jokowi

Airin berharap pembangunan sheet pile dapat menjadi solusi agar tidak terjadi pencemaran sungai.

"Mudah-mudahan itu menjadi salah satu solusi untuk menyelesaikan itu semua disamping PLTSA dan yang lainnya," harapnya.

Airin enggan memberikan penjelasan lebih lanjut, karena buru-buru berangkat ke agenda selanjutnya.

"Sudah ya," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved