Pilpres 2019

3 Emak Kampanye Hitam Jokowi-Maruf Jadi Tersangka, BPN Beri Pembelaan hingga Singgung JK Soal Azan

Ferdinand Hutahaean bahkan menyebut tindakan tiga relawan PEPES itu belum tentu termasuk sebagai pidana.

3 Emak Kampanye Hitam Jokowi-Maruf Jadi Tersangka, BPN Beri Pembelaan hingga Singgung JK Soal Azan
YouTube
Tiga ibu-ibu diduga pelaku kampanye hitam terhadap pasangan capres dan cawapres 01 Jokowi-Ma'ruf. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rr Dewi Kartika H

TRIBUNJAKARTA.COM - Tiga emak-emak yang merupakan relawan PEPES (Partai Emak-emak Pendukung Prabowo-Sandiaga) ditetapkan sebagai tersangka.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan berdasarkan informasi dari Polda Jawa Barat ketiganya telah ditahan.

"Ya, sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan, info dari (Polda) Jabar," ujar Dedi Prasetyo, ketika dikonfirmasi via WhatsApp, Selasa (26/2/2019).

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Ferdinand Hutahaean menanggapi hal tersebut.

Ia memberikan pembelaan kepada ketiga emak-emak itu.

Ferdinand Hutahaean bahkan menyebut tindakan tiga relawan PEPES itu belum tentu termasuk sebagai pidana.

Politikus Partai Demokrat itu kemudian menyinggung soal wakil presiden Jusuf Kalla dan azan.

Hal tersebut disampaikan Ferdinand Hutahaean saat menjadi narasumber di acara TV One, pada Senin (25/2/2019).

Viral Lakukan Kampanye Hitam Jokowi-Maruf, Ketum Pepes Relawan Prabowo Dilaporkan ke Bawaslu

3 Wanita Relawan Pepes Resmi Jadi Tersangka, Komentar 2 Kubu Soal Dugaan Kampanye Hitam ke Jokowi

TONTON JUGA

Halaman
1234
Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved