Breaking News:

Kaca Mobil Jaksa Kejari Depok Dipecah, Laptop dan Berkas Perkara Raib di Grand Depok City

"Kaca mobil saya dipecahin, laptop dan berkas perkara saya hilang. Saya baru tahu kaca mobil saya pecah pas selesai sidang," ujar Tri.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Mobil Fortuner warna putih milik Tri Yulianto yang kacanya dipecahkan. Senin (25/2/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Para pelaku kejahatan jalanan di Kota Depok kian nekat beraksi, wilayah perkantoran yang terletak di kawasan Grand Depok City (GDC) kini disatroni pelaku pencurian bermodus pecah kaca mobil.

Korbannya yakni seorang Jaksa Kejaksaan Negeri Depok Tri Yulianto selaku pemilik Fortuner warna putih dan seorang mahasiswa pemilik Honda CR-V warna hitam.

Saat kejadian, Tri dan mahasiswa yang tak diketahui identitasnya itu sama-sama memarkiran kendaraan mereka dekat kantor DPRD Depok yang letaknya bersebelahan dengan kantor Kejari Depok.

"Ada dua mobil yang pecah kacanya mas. Satu milik Jaksa dan satu lagi saya tidak kenal. Diparkirnya dekat kantor DPRD, jadi lagi enggak parkir di kantor. Barang yang ada di mobil dicuri," kata Ahmad, satu petugas keamanan Kejari Depok, Senin (25/2/2019).

Meski tak mengetahui pasti kapan pelaku beraksi, Tri menuturkan baru mengetahui jadi korban pencurian disertai pemberantan usai menjalani tugas sebagai Jaksa di Kejaksaan Negeri Depok.

Pekerja Butuh Waktu 7 Jam Bongkar Papan Reklame di Jalan Gatot Subroto

Kala mengetahui kaca belakang mobilnya pecah, Tri mengecek kondisi dalam mobil dan mendapati laptop serta sejumlah berkas perkara yang ditangani raib dicuri.

"Kaca mobil saya dipecahin, laptop dan berkas perkara saya hilang. Saya baru tahu kaca mobil saya pecah pas selesai sidang," ujar Tri.

Seperti dirinya, Tri menyebut laptop mahasiswa yang memarkir mobil di Jalan Bouolevard Sektor Anggrek atau depan kantor DPRD juga raib digasak pelaku.

Tri sendiri bakal melaporkan kasus yang menimpanya ke polisi dengan harapan pelaku dapat segera diringkus, sementara laptop dan berkas perkaranya dapat kembali.

"Laptop mahasiswa itu juga hilang, kaca mobilnya dipecah. Dia memang parkir dekat Kantor DPRD seperti saya," katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved