Pascakebakaran, Pelayanan IGD RSUD Kota Tangerang Berhenti Beroperasi Sementara

Namun, Arief meyakinkan dari insiden tersebut tidak memakan korban jiwa dan korban luka dari pasien rawat inap RSUD Kota Tangerang.

Pascakebakaran, Pelayanan IGD RSUD Kota Tangerang Berhenti Beroperasi Sementara
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Informasi penutupan sementara operasional RSUD Kota Tangerang pasca kebakaran, Selasa (26/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Buntut kebakaran yang melanda RSUD Kota Tangerang pada dini hari, operasional tumah sakit tersebut dihentikan untuk sementara waktu.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah turun langsung ke lapangan bersama Labfor Polda Metro Jaya untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang sempat menghebohkan para pasien inap.

"Untuk hari ini memang tidak dioperasikan terlebih dulu, mulai dari rawat inap, rawat jalan ataupun tindakan medis lainnya," kata Arief di RSUD Kota Tangerang, Selasa (26/2/2019).

Dari informasi yang didapat, dari kebakaran yang melanda RSUD Kota Tangerang, aliran listrik di seluruh gedung mati total.

Seluruh tenaga medis dan karyawan di rumah sakit berpelat merah itu pun hanya berjaga di pelataran rumah sakit tersebut.

RSUD Kota Tangerang Kebakaran, Sejumlah Pasien Dievakuasi ke Rumah Sakit Terdekat

"Tadi yang tidak berkepentingan dilarang masuk dulu, hanya beberapa saja untuk membersihkan lantai yang pada hitam dan becek," ujar Arief.

Terpampang jelas imbauan pelayanan RSUD Kota Tangerang yang tidak beroperasi sementara tertempel di pagar-pagar dan beberapa pintu masuk.

Aksi Heroik Perawat Mengevakuasi Pasien RSUD Kota Tangerang Hingga Terluka

Menurut Arief, dampak dari kebakaran tersebut tidak terlalu signifikan hanya ada beberapa ruangan yang terbakar dan kabel yang putus.

"Nggak ada kecuali kabel utama yang menghubungkan tiap lantai itu semua terbakar. Itu yang bakal butuh waktu banyak untuk mengganti kabel-kabel itu. Siang nanti sudah mulai masuk peralatan untuk penanganan," kata Arief.

Namun, Arief meyakinkan dari insiden tersebut tidak memakan korban jiwa dan korban luka dari pasien rawat inap RSUD Kota Tangerang.

"Tidak ada Alhamdulillah, karena kebakarannya terisolir di ruang panel jadi gak sampai ke lobby. Panik aja namanya musibah pasti panik tadi juga kita sudah bilang ke tim RS selama RS ini ga beroperasional untuk membantu di RS lain," kata Arief.

Sebelumnya, sebanyak 175 pasien RSUD Kota Tangerang diungsikan ke kantor Kelurahan Kelapa Indah yang berada di depan rumah sakit karena kebakaran yang terjadi pada Selasa (26/2/2019) dini hari.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved