Puslabfor Polri Periksa RSUD Kota Tangerang, Penyebab Kebakaran Masih Misteri

Puslabfor Mabes Polri melakukan penyelidikan terhadap panel listrik yang diduga sebagai biang keladi kebakaran di RSUD Kota Tangerang.

Puslabfor Polri Periksa RSUD Kota Tangerang, Penyebab Kebakaran Masih Misteri
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri saat membawa barang bukti untuk diteliti, Selasa (26/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri melakukan penyelidikan terhadap panel listrik yang diduga sebagai biang keladi kebakaran di RSUD Kota Tangerang.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah anggota Puslapfor didampingi anggota dari polsek Tangerang beserta jajaran Pemerintahan Kota Tangerang tiba di RSUD Kota Tangerang sekira pukul 16.30 WIB.

Mereka pun langsung masuk ke gedung RSUD Kota Tangerang melakukan pengecekan di bagian samping gedung dan beberapa panel listrik.

Pemeriksaan yang berjalan selama kurang lebih satu setengah jam tersebut petugas dari Puslapfor Polri keluar membawa tu membawa satu boks besar berisi kabel yang sudah hangus.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri saat ditemui di RSUD Kota Tangerang, Selasa (26/2/2019).
Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri saat ditemui di RSUD Kota Tangerang, Selasa (26/2/2019). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri, pemeriksaan tersebut untuk mengetahui penyebab kebakaran yang terjadi pada Senin (25/2/2019) pada pukul 23.00 WIB.

"Barusan Puslabfor Polri selesai 100 persen. Sudah ada beberapa barang yang dibawa itu menjadi kewanangan mereka (Puslabfor) nanti selesai kita akan lakukan pembersihan lokasi," jelas Dadi saat ditemui di RSUD Kota Tangerang, Selasa (26/2/2019).

Dadi mengatakan hasil dari penyelidikan itu dapat diketahui hasilnya selambat-lambatnya 14 hari kerja mulai hari ini.

Ia pun mengatakan, pelayanan RSUD Kota Tangerang secepatnya akan dibuka kembali bila sudah ada hasil dari Puslabfor Polri.

"Rencana sih kita pengen dibuka secepatnya begitu selesai perbaiki. Kalau bisa cepat selesainya dalam tempo beberapa hari kita buka supaya bisa melayani masyarakat," ucap Dadi.

Sedangkan, Direktur Utama RSUD Kota Tangerang, Dr Ferry mengatakan dari 156 pasien yang diungsikan di rumah sakit Kota Tangerang dan sekitarnya, ada beberapa yang sudah dipulangkan.

Wali Kota Sebut dalam 3 Hari Operasional RSUD Kota Tangerang Akan Kembali Normal

RSUD Kota Tangerang Kebakaran, Pasien Dilarikan Lewat Tangga Darurat, Kronologi hingga IGD Ditutup

"Dari 156 pasien yang dipulangkan ada 15 pasien yang sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya," jelas Ferry.

Sedangkan 156 pasien telah dievakuasi dan kini berada di 24 rumah sakit yang tersebar di Kota Tangerang.

Dari data yang didapatkan, berikut beberapa rumah sakit yang menerima pasien RSUD Kota Tangerang:

-Rumah Sakit Hermina Tangerang
-Rumah Sakit Sari Asih Karawaci
-Rumah Sakit Awal bros
-Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang
-Rumah Sakit Sari Asih Ar-Rahman
-Rumah Sakit Usada Insani
-Puskesmas Larangan
-Puskesmas Manis Jaya
-Puskesmas Panunggangan Barat
-Rumah Sakit Siloam
-Rumah Sakit Umum Daerah Balaraja.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved