Bandit Spesialis Rampok Minimarket Dihadiahi Timah Panas Oleh Polisi

Polres Kota Tangerang meringkus komplotan bandit pelaku perampokan di alfamart di Solear, Kabupaten Tangerang.

Bandit Spesialis Rampok Minimarket Dihadiahi Timah Panas Oleh Polisi
TribunJakarta/Ega Alfreda
Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif, saat menunjukan video dan melakukan ungkap kasus perampokan minimarket di kawasan Solear, Kabupaten Tangerang, Rabu (27/2/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, SOLEAR- Polres Kota Tangerang meringkus komplotan bandit pelaku perampokan di alfamart di Solear, Kabupaten Tangerang.

Bahkan dua dari lima pelaku dihadiahkan timah panas yang mengarah ke kedua kakinya karena mencoba melawan saat hendak ditangkap.

"Pada saat dilakukan penangkapan, ketiga pelaku melakukan perlawanan dan berusaha menyerang petugas sehingga dilakukan tindakan kepolisian yang terukur di bagian kakinya," jelas Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif, Rabu (27/2/2019).

Diketahui, para pelaku melancarkan aksi perampokan di Alfamart Kampung Ranca Gede, Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, pada 22 September 2018.

Bahkan, komplotan tersebut diketahui juga melakukan aksi serupa di Alfamart Bubulak, Kabupaten Bogor.

Kisah Roedah Pemilik Warung Asal Cilincing yang Namanya Disebut Jokowi dalam Pidato Kebangsaan

Mengintip Garasi Motor dan Mobil Mewah Babe Basko, Tak Tamat SD Kini Jadi Konglomerat

"Mereka juga melakukan pencurian dengan kekerasan di tiga minimarket di kawasan Kabupaten Tangerang, Depok, dan Bogor," terang Sabilul.

Kedua pelaku, yakni OA dan AM, dan MA ditangkap pada Selasa (26/2/2019) sedangkan, dua pelaku lainnya yakni PF dan A masuk ke daftar buronan kepolisian resort Kota Tangerang.

Kedua pelaku yang diberikan timah panas lantaran memberontak saat akan diamankan Polresta Tangerang, Rabu (27/2/2019).
Kedua pelaku yang diberikan timah panas lantaran memberontak saat akan diamankan Polresta Tangerang, Rabu (27/2/2019). (TribunJakarta/Ega Alfreda)

Dalam operasinya, para pelaku masuk ke minimarket sambil menodongkan senjata tajam, lalu memaksa karyawan minimarket menyerahkan uang di kasir dan brankas.

"Dari para pelaku, kami menyita tiga senjata tajam, uang Rp 89 ribu, dua unit motor. Saat ini para pelaku masih diperiksa untuk pengembangan lainnya," ucap Sabilul.

Para tersangka yang telah diamankan disangkaka Pasal 365 KUHP dan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved