Piala AFF

Ayah Gian Zola Ungkap Kebiasaan Putranya Sebelum Bertanding

Dalam kesempatan ini, Budi juga turut menceritakan perjalanan singkat Gian Zola hingga akhirnya menjadi pesepakbola profesional.

Ayah Gian Zola Ungkap Kebiasaan Putranya Sebelum Bertanding
Tribunnews/Abdul Majid
Ayah Gian Zola, Budi Nugraha (kedua dari kiri) bersama keluarga besarnya saat menunggu kedatangan Gian Zola di Bandara Soekarno Hatta Terminal 3, Tangerang, Rabu (27/2/2019) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA – Budi Nugraha, ayah gelandang Timnas U-22 Indonesia Gian Zola, membeberkan kebiasaan Gian Zola sebelum bertanding.

Menurutnya, kebiasaan ini memang kearap Gian Zola lakukan setiap sebelum bertanding. Begitu juga sebelum Gian Zola melakoni laga final Piala AFF U-22 kontra Thailand.

“Kebiasaan Gian kalau dia mau main suka telepon mamahnya, saya, kakeknya, pokoknya yang dianggap dia orang tua dia telepon, dia minta doanya,” kata Budi saat menjemputa Gian Zola  di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (27/2/2019) malam.

“Ya tiap pertandingan dia telepon. Kemarin dia bilang ‘mah minta doanya nih Zola mau berangkat ke Stadion mau main di pertandingan final mudah-mudahan bisa bawa Timnas U-22 juara’ gitu katanya,” cerita Budi.

Dalam kesempatan ini, Budi juga turut menceritakan perjalanan singkat Gian Zola hingga akhirnya menjadi pesepakbola profesional.

Budi yang juga mantan pesepakbola Mataram Jogja, mengatakan Gian Zola sudah tertarik dengan bola bahkan sebelum ia bisa berjalan.

Gian Zola saat menjalani pelatihan Timnas Indonesia U-22 pada Senin (7/1/2019).
Gian Zola saat menjalani pelatihan Timnas Indonesia U-22 pada Senin (7/1/2019). (TRIBUNNEWS.COM)

“Karena saya dulu kan pemain bola dari Mataram Jogja. Ya memang sebelum bisa jalan dia sudah nendang-nendang bola. Umur dua tahun lah. Kemudian masuk SSB Uni Bandung umur 9 tahun, baru di situ gelar demi gelar dia dapat, tiap ikut turnamen dia pemain terbaik atau topskor,” singkanya.

Dari situ lah bakat Gian Zola mulai terasah hingga akhirnya membela Persib Bandung Junior hingga senior.

Namun, kualitas pemuda kelahiran Bandung itu mulai bersinar saat bermain di Persela Lamongan pada Liga 1 2018 hingga akhirnya dilirik Palatih Indra Sjafri.

Meski demikian, Budi berharap kakak kandung dari Beckham Nugraha itu tak cukup puas dan terus bekerjas keras.

“Kalau saya pribadi tetap harus jadi Zola yang rendah hati. Tetap attitudenya harus dijaga juga, jangan cepat puas dan latihan harus lebih keras lagi,” harap Budi.

Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved