Ratusan Rumah Tidak Layak Huni di Kota Bekasi Bakal Dapat Jatah Bedah Rumah dari PUPR

Anggota Komisi V DPR Intan Fitriana Fauzi memastikan ratusan rumah tidak layak huni di Kota Bekasi bakal mendapatkan jatah bantuan program bedah rumah

Ratusan Rumah Tidak Layak Huni di Kota Bekasi Bakal Dapat Jatah Bedah Rumah dari PUPR
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Ilustrasi: Bantuan bedah rumah warga tak mampu yang akan diresmikan Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matalli di Jalan Pinang Raya, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Senin (26/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Anggota Komisi V DPR-RI Intan Fitriana Fauzi memastikan ratusan rumah tidak layak huni di Kota Bekasi bakal mendapatkan jatah bantuan program bedah rumah pada 2019 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Sekarang progresnya masih tahap verifikasi faktual di lapangan," kata Intan di Bekasi, Kamis (28/2/2019).

Intan mengatakan usulan tersebut sudah disetujui Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Tim dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR sedang melakukan berifikasi faktual untuk memastikan bantuan program bedah rumah tepat sasaran.

"Iya jadi usulan itu (bedah) rumah sudah disetujui, tinggal nanti tunggu proses verifikasi supaya bantuan itu tepat sasaran, 2019 ini programnya berjalan," paparnya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjelaskan, terdapat 1500 rumah yang nantinya akan mendapatkan bantuan bedah rumah dari Kementerian PUPR di dua daerah tempat pemilihannya, Kota Bekasi dan Kota Depok.

"Masing-masing daerah sebanyak 750 rumah, satu rumah dana bantuan bedah rumah itu sebesar Rp 17,5 juta, rumah yang dibedah yaitu rumah yang benar-benar tidak layak huni," ungkap Intan.

Adapun proses penyaluran bantuan bedah rumah kata Intan, setelah hasil verifikasi faktual rampung, penerima bantuan akan langsung diserahkan dana bantuan.

Gara-gara Ponsel Suami Bedah Perut Istri yang Hamil Tua, Mbah Mijan Kasih Tips Terhindar Emosi

Wali Kota Tangerang Wacanakan Program Bedah Warung Saingi Toko Online

Pelaksaan pekerjaan bedah rumah akan dilakukan secara swadaya dengan melibatkan warga setempat. Dari dana sebesar Rp 17,5 juta nantinya akan dibagi untuk kebutuhan Rp 2,5 juta biaya tukang dan Rp 15 juta biaya material.

"Selama pelaksaan akan ada tim pengawasi langsung dari Kementerian PUPR," kata Intan.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved