Sani Rizki Tak Terpengaruh dengan Ketenarannya Pasca Mengantarkan Timnas U-22 Meraih Juara AFF

Namun, bagi pemuda kelahiran Sukabumi itu, apa yang telah ia dapatkan ini termasuk ketenaran tak akan mengubah dirinya.

Sani Rizki Tak Terpengaruh dengan Ketenarannya Pasca Mengantarkan Timnas U-22 Meraih Juara AFF
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Sani Rizki Fauzi, anggota Brimob Polda Metro Jaya (PMJ) sekaligus pencetak gol di partai final Piala AFF U-22 kontra Thailand mendapatkan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA – Gelandang Timnas U-22, Sani Rizki Fauzi mengaku tak terpengaruh dengan ketenaran dirinya yang telah berhasil mengantarkan Timnas U-22 meraih juara Piala AFF U-22 di Kamboja.

Sani yang juga sebagai anggota Satuan Brimob Polda Metro Jaya, menjadi sosok pelecut semangat para pemain Timnas U-22 setelah dirinya sukses mencetak gol penyeimbang kedududukan.

Berbagai media pun kini tengah menyorotnya. Selain sudut pandang Sani yang merupakan seorang anggota Polisi dengan lulusan terbaik, semangat Sani untuk menjadi pesepakbola profesional dari keluarga sederhana pun menjadi topik yang diperbincangkan.

Namun, bagi pemuda kelahiran Sukabumi itu, apa yang telah ia dapatkan ini termasuk ketenaran tak akan mengubah dirinya. 

Ia akan tetap menjadi pribadi Sani sama seperti sebelum diriinya tenar, dan hanya berpikir untuk lebih kerja keras lagi.

“Ya kalau saya pribadi, saya anggap diri saya biasa-biasa saja. Tidak ada yang istimewa atau apa. Ini kan hanya lewat saja, hanya sekejap,” kata Sani kepada Tribunnews, Jumat (1/3/2019).

Sani Rizki Gunakan Bonus untuk Beli Rumah yang Bakal Diberikan ke Orantuangnya

“Saya yang penting sekarang harus fokus, lebih kerja keras lagi, walaupun ada sanjungan-sanjungan saya tidak bakal terlena. Saya tidak boleh terlalu terbawa euforia. Saya akan kembali dan berlatih lebih semangat lagi,” tegas Sani.

Seperti diketahui, setibanya di Indonesia pada Rabu (27/2/2019) malam,  Timnas Indonesia U-22 langsung diberi libur oleh pelatih Indra Sjafri. 

Mereka diberi kesempatan untuk pulang ke rumah masing-masing, betermu dengan orantuanya atau mengadakan acara syukuran seperti Sani lakukan.

Kemudian pada Senin (4/2/2019) mereka kembali berkumpul dan melakukan persiapan jelang laga kualifikasi Piala Asia U-23 yang akan dihelat di Vietnam pada 22-26 Maret 2019.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved