Breaking News:

Pilpres 2019

Jokowi Sebut Elektabilitasnya di Jawa Barat Turun 8 Persen karena Fitnah dan Hoaks

Jokowi menyampaikan bahwa penurunan terjadi lantaran banyaknya fitnah dan hoaks yang menyerang dan dialamatkan ke dirinya

Editor: Muhammad Zulfikar
Instagram @jokowi
Jokowi 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Calon presiden nomor urut 01 Jokowi mengatakan elektabilitasnya di Jawa Barat mengalami penurunan hingga 8 persen.

"Di Provinsi Jawa Barat, 1,5 bulan yang lalu kita sudah menang 4 persen. Dulu kan (Pilpres 2014) kita kalah telak tuh. Ini sudah menang 4 persen. Gak ada hujan gak ada angin, tahu-tahu anjlok 8 persen," ucap Jokowi saat bertemu dengan para Tim Kampanye Daerah (TKD) Sulawesi Tenggara di Hotel Clora Kota Kendari, Sabtu (1/3/2019) siang.

Menyikapi itu, Jokowi mengaku langsung memerintahkan tim kampanyenya untuk mengecek penyebab elektabilitas dirinya turun di Jabar.

Setelah dicek, Jokowi menyampaikan bahwa penurunan terjadi lantaran banyaknya fitnah dan hoaks yang menyerang dan dialamatkan ke dirinya.

"Kita cek ke bawah. Cek lagi ke rumah-rumah. Apa yang muncul? Ternyata fitnah hoaks sudah masuk," tutur Jokowi yang juga mantan Wali Kota Solo itu.

Agar kejadian di Jawa Barat tidak kembali terjadi di daerah lain. Jokowi meminta agar para TKD menangkal hoaks dan fitnah di Sulawesi Tenggara.

Presiden Joko Widodo Tak Hadir Dalam Pembukaan Piala Presiden 2019

Apabila ada fitnah yang menyebar, Jokowi berpesan agar tim kampanye segera mengklarifikasinya.

"Kita tak ingin di Sultra ini juga kemasukan seperti yang tadi saya sampaikan sehingga presentasenya menurun. Kalau ada sesuatu di bawah yang kita kira isunya mengganggu dan akan menurunkan, hati-hati," tegas Jokowi.

"Elektabilitas caleg, elektabilitas partai, elektabilitas capres cawapres, itu berhubungan. Begitu partai turun, capresnya turun calegnya juga sudah pasti turun. Kalau ada isu-isu segera direspon," imbuh Jokowi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi: Elektabilitas di Jabar Turun 8 Persen Karena Fitnah

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved