Pilpres 2019

Akui Tak Diserang Saat Seolah Dukung 01, Sudjiwo Tedjo: Beda Kalau Aku Terkesan Ngebela Kubu 02

Sudjiwo Tedjo menyebut, dirinya kerap kali diserang jika terkesan memihak ke kubu 02, namun itu tidak terjadi jika ia terkesan memihak kubu 01.

Akui Tak Diserang Saat Seolah Dukung 01, Sudjiwo Tedjo: Beda Kalau Aku Terkesan Ngebela Kubu 02
Kompas Image
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menaiki kuda di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016). 

TRIBUNJAKARTA.COM -- Budayawan Sudjiwo Tedjo menanggapi komentar netizen yang mengomentari aksinya saat me-retweet cuitan Goenawan Mohamad.

Sudjiwo Tedjo menyebut, dirinya biasa diserang oleh netizen jika terkesan mendukung pasangan calon nomor urut 02.

Sementara saat ia terkesan mendorong pasangan calon nomor urut 01, dirinya mengaku serangan itu biasanya tidak muncul.

Hal itu disampaikan oleh Sudjiwo Tedjo di akun Twitter-nya @sudjiwotedjo, Minggu (3/3/2019).

Awalnya, Sudjiwo Tedjo me-retweet cuitan Goenawan Mohamad soal survei terbaru Roy Morgan.

Pada survei itu disebutkan bahwa Jokowi akan kembali jadi presiden.

Nah tweet itu kemudian diretweet oleh Sudjiwo Tedjo.

Rupanya, ada netizen yang memperingatkan Sudjiwo Tedjo.

"Sebentar lagi di kecengin sama anak rt 02 baru tau rasa lu mbah," tulisnya.

Komentar itu kemudian ditanggapi Sudjiwo Tedjo yang mengatakan hal itu biasanya tidak pernah terjadi.

Kecuali, kata dia, jika dirinya terkesan mendukung paslon nomor 02.

"Biasanya sih ndak.

Twit RT-anku thdp twit @gm_gm itu kan terkesan aku mendukung 01.

Kalau twitku terkesan mendukung 02, baru serbuan akan ramai dan masif," tulisnya.

Kemudian, netizen lainnya mengingatkan kalau ternyata serbuan juga pernah datang dari kubu 02.

"serbuane perasaan juga dateng dari kubu rt 02, yg tiba2 ngelem sampean," tulis akun @Umamsan3.

Namun, menurut Sudjiwo Tedjo , tak ada pujian atau serbuan dari akun terduga 02 dari Tweet-nya barusan.

Hal itu katanya berbeda jika ia terkesan membela kubu 02.

"Ndak ada juga tuh pujian dari akun terduga kubu 02 gegara aku tadi ngetwit terkesan ndukung 01.

Serangan jg gak ada.

Beda kalau aku ngetwit terkesan ngebela kubu 02. Serangan masif.

Kalau kamu akun bot dan/atau akun asli yg pakai pemrogram, salam buat pemrogrammu," tulisnya lagi.

Pilpres Sudah Selesai

Budayawan Sudjiwo Tedjo rupanya sudah memprdiksi atau meramalkan siapa sosok yang memenangkan pertarungan Pilpres 2019.

Presdikasi itu ditulis Sudjiwo Tedjo pada tanggal 4 Desember 2018 dalam akun twitter pribadinya @Sudjiwo Tedjo.

 Percakapan antara Sudjiwo Tedjo dengan temannya yang berada di kubu Jokowi terjadi pada 28 Desember 2018 di Ancol.

Sebab, dirinya sudah mengetahui kubu mana yang akan memenangkan pertarungan Pilpres 2019.

Terlebih soal kubu 02 yang akan menggandeng Nissa Sabyan sudah diketahuinya sejak lama.

Dikicauannya itu, ia meminta untuk membaca kembali twitt-nya pada tanggal 4 desember 2018 lalu.

"Ancol 28 Desember 2018

Temenku dari lingkar dalam kubu 01 bisik2: Januari nanti Nissa Syaban akan deklarasi ndukung 02....

Aku: ....

Temenku itu: ....Kok kamu biasa2 aja.. kok nggak kaget?

Aku pun membisikinya: Karena aku udah tahu kubu mana yang menang. Baca twitku 4 Des 2018 deh," tulis Sudjiwo Tedjo.

Banyak yang penasaran dengan twitt Sudjiwo Tedjo yang dituliskan pada tanggal 4 Desember 2018 itu.

Twitt Sudjiwo Tedjo yang dituliskan pada tanggal 4 Desember 2018 itu terkait soal Pilpres 2019.

Dalam kicauannya, Sudjiwo Tedjo menyebut Pilpres 2019 sudah selesai.

Padahal, pemilihan baru akan dilakukan pada tanggal 17 April 2019.

Menurutnya, saat ini kedua kubu lebih baik berembuk program bareng untuk kemajuan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi).

Berikut ini twitt Sudjiwo Tedjo yang dituliskan pada tanggal 4 Desember 2018.

"Menurutku Pilpres 2019 ud selesai.

Drpd buang waktu/energi utk kampanye dll, mending kedua kubu berembuk program bareng utk kemajuan IPTEK, perbaikan lingkungan, perluasan lapangan kerja dll.

Kalau kubu yg merasa ud kalah gak mau merapat, ya kubu yg rasa ud menang yg merangkul"

Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved