Pemilu 2019

KPU Jakarta Utara Belum Terima Salinan Formulir C Pemilu

Menurut Abdul, logistik lainnya seperti kotak suara, surat suara, serta bilik suara sudah ada dan tersimpan di tempat penampungan logistik KPU Jakarta

KPU Jakarta Utara Belum Terima Salinan Formulir C Pemilu
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Tumpukan kardus berisi surat suara di aula Kantor KPU Jakarta Utara, Senin (4/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Utara masih menunggu sejumlah logistik Pemilu 2019 yang belum diterima.

Ketua KPU Jakarta Utara, Abdul Bahder Maloko mengatakan, dari semua jenis logistik, pihaknya hingga kini belum menerima salinan formulir C 1-C 8 atau formulir model yang berisi sejumlah catatan dalam pelaksanaan Pemilu nanti.

"Kalo formulir yang berhologram sudah masuk yang C, tinggal salinan formulirnya. Jadi copyan formulir untuk salinan berita acara itu, itu yang belum masuk," kata Abdul, Senin (4/3/2019).

KPU Jakarta Utara belum dapat memastikan kapan salinan formulir tersebut bakal dikirimkan dan diterima. Namun, dipastikan semuanya bakal tiba jauh sebelum Pemilu Serentak 2019 digelar, 17 April 2019 mendatang.

Menurut Abdul, logistik lainnya seperti kotak suara, surat suara, serta bilik suara sudah ada dan tersimpan di tempat penampungan logistik KPU Jakarta Utara.

KPU Kota Jakarta Pusat Temukan 1.581 Surat Suara Rusak

Abdul menjelaskan, KPU Jakarta Utara sudah mengecek logistik yang ada dan sejauh ini tidak menemukan adanya kerusakan kecuali pada 50 lembar surat suara Pilpres yang hasil cetaknya tidak sempurna.

Hanya saja, jumlah bilik dan kotak suara yang diterima KPU Jakarta Utara masih belum lengkap.

"Masih kurang, nggak sampai ratusan tapi. Pengajuan kita kemarin itu kan masih berdasarkan DPT (Daftar Pemilih Tetap) awal (lebih dari 1,25 juta). Terus bilik sama kotak itu masih kurang berapa lah itu. Itu doang sih," kata Abdul.

Abdul menambahkan, apabila seluruh logistik sudah lengkap, pendistribusian dijadwalkan berlangsung mulai 20 Maret nanti.

Semua logistik bakal disalurkan kecuali surat suara yang masih dilakukan pelipatan hingga targetnya 30 Maret 2019.

Logistik Pemilu akan disalurkan ke enam titik penampungan yang nantinya diterima Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

"Kalo semua sudah lengkap tanggal 20 (Maret) didistribusikan ke PPK masing-masing. Minus surat suara ya masih nunggu selesai pelipatan," kata Abdul.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved