Surat Rekomendasi Dibawa ke Rapat Paripurna, Nasib Calon Wagub DKI Jakarta Ditentukan Lewat Voting

Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi sudah menerima surat rekomendasi pengusungan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Surat Rekomendasi Dibawa ke Rapat Paripurna, Nasib Calon Wagub DKI Jakarta Ditentukan Lewat Voting
TribunJakarta.com/ Dionisius Arya Bima Suci
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi saat ditemui awak media dikediamannya di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Timur, Jumat (1/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi sudah menerima surat rekomendasi pengusungan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Surat tersebut berisi nama dua kader PKS yakni mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris Umum DPW PKS Agung Yulianto.

"Melalui surat ini, saya akan meneruskan ke Bamus untuk di agendakan didalam paripurna nanti," kata Prasetyo saat ditemui di kantornya, Senin (4/3/2019).

Ketua DPRD DKI Jakarta ini menjelaskan, bahwa pihaknya akan lebih dahulu menggelar Badan Musyawarah (Bamus) untuk menentukan tanggal pelaksanaan paripurna pemilihan calon pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.

Nantinya, calon wagub DKI Jakarta akan dipilih berdasarkan voting anggota dewan yang dilaksanakan dalam rapat paripurna tersebut.

Namun Prasetyo menegaskan bahwa peserta rapat harus terdiri dari 2/3 dari 106 jumlah anggota dewan.

"Pencalonan dua (nama) nanti, akan diputuskan lewat rapat paripurna yang harus forum. 2/3 ini harus forum, jadi 2/3 dari 106 anggota dewan itulah yang akan menentukan nasib dari calon yang diusung partai Gerindra dan PKS," kata Prasetyo.

Ia pun meminta kepada kedua calon, untuk melakukan silaturahmi ke seluruh anggota fraksi di DPRD DKI Jakarta.

Menurut Prasetyo, banyak kemungkinan yang bisa terjadi jika kandidat wagub DKI Jakarta belum dikenal.

"Bisa terpilih, bisa tidak terpilih. Tergantung bagaimana temen calon ini menjelaskan siapa dirinya, mengerti sampai sejauhmana Jakarta. Karena bukan apa-apa, saya tidak pernah menahan karena ini amanah. Saya akan laksanakan pertanyaannya, temen ini harus sowan, namanya kita beradat ketimur-timuran datangilah semua fraksi karena ada 106 anggota fraksi didatangi aja semuanya ngobrol," kata Prasetyo.

Surat Rekomendasi Calon Wagub DKI Sudah di Tangan Ketua DPRD DKI

Ditinggal Anies Baswedan ke Singapura, PKS-Gerindra Serahkan Dua Nama Calon Wagub DKI ke Sekda

"Mungkin dari Gerindra-PKS, fraksi lain juga kan bisa mempengaruhi. Supaya beliau-beliau ini, temen-temen tahu sebetulnya siapa calon wagubnya," tambah Pras.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved