Pasangan Kekasih Nekat Tiga Kali Coba Aborsi, Makan Nanas Hingga Obat, Aksinya Berakhir di Tahanan

Sepasang kekasih berinisial WL (19) dan NA (18) nekat melakukan aborsi terhadap janin yang masih dalam kandungan hasil hubungan di luar nikah.

Pasangan Kekasih Nekat Tiga Kali Coba Aborsi, Makan Nanas Hingga Obat, Aksinya Berakhir di Tahanan
Tribunnews.com/Net
Ilustrasi Bayi 

TRIBUNJAKARTA.COM, KULON PROGO - Sepasang kekasih berinisial WL (19) dan NA (18) nekat melakukan aborsi terhadap janin yang masih dalam kandungan hasil hubungan di luar nikah.

Warga Sentolo yang masih berstatus pelajar SMK itu tertangkap polisi

Saat digugurkan, usia janin berkelamin laki-laki itu sudah mencapai 7 bulan.

Kedua pelaku diketahui sudah tiga kali melakukan percobaan aborsi atas kesepakatan bersama.

Mulanya, NA mengonsumsi buah nanas muda pada usia kehamilan 3 bulan namun gagal.

Setelah itu, mereka mencari obat penggugur kandungan di toko daring sebanyak dua kali hingga kemudian janin itu dilahirkan dalam kondisi sudah meninggal pada 21 Februari 2019.

"Kasus ini terungkap 22 Februari 2019 setelah kami mendapat laporan warga atas adanya dugaan praktik aborsi di Sentolo, sehari sebelumnya. Setelah kami lakukan pelacakan dan penyelidikan, informasi itu benar adanya lalu kami tindaklanjuti,"kata Kapolsek Sentolo, Kompol Kodrat, Selasa (5/3/2019).

WL (19) dan NA (18), sepasang kekasih muda asal Sentolo tega melakukan tindak aborsi terhadap janin yang masih dalam kandungan hasil hubungan di luar nikah, Selasa (5/3/2019)
WL (19) dan NA (18), sepasang kekasih muda asal Sentolo tega melakukan tindak aborsi terhadap janin yang masih dalam kandungan hasil hubungan di luar nikah, Selasa (5/3/2019) (TRIBUNjogja.com | Singgih Wahyu)

Setelah kandungan berhasil digugurkan, kedua pelaku sempat menguburkan janin itu di areal permakaman umum setempat.

Polisi bersama masyarakat setempat lalu menggali kuburan itu untuk keperluan pemeriksaan dan benar didapati terdapat sesosok mayat bayi yang sudah dibungkus kain kafan.

Menurut Kodrat, pemakaman bayi itu juga diketahui oleh rohaniawan setempat dan kini dijadikan saksi atas kasus tersebut bersama beberapa orang lainnya.

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved