Sudinkes Jakarta Barat Gelar Penilaian Tenaga Kesehatan Teladan Puskesmas Tahun 2019

Ia menjelaskan, kegiatan penilaian ini juga bertujuan meningkatkan kompetisi sehat di antara tenaga kesehatan dalam upaya meningkatkan pelayanan

Sudinkes Jakarta Barat Gelar Penilaian Tenaga Kesehatan Teladan Puskesmas Tahun 2019
TribunJakarta.com/Leo Permana
Sekretaris Kota Jakarta Barat, Eldi Andi (ke delapan dari kiri) beserta pejabat Pemkot Jakbar saat menghadiri kegiatan penilaian tenaga kesehatan teladan di puskesmas tingkat Kota Jakbar tahun 2019, Selasa (5/3/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat menggelar penilaian tenaga kesehatan teladan puskesmas di tingkat Kota Jakarta Barat tahun 2019, Selasa (5/3/2019).

Puluhan tenaga kesehatan yang bertugas di seluruh puskesmas se-Jakarta Barat mengikuti kegiatan penilaian ini.

Sekretaris Kota Jakarta Barat, Eldi Andi yang hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi kegiatan yang digelar rutin setiap tahunnya tersebut.

"Penilaian digelar bertujuan memotivasi dan meningkatkan kinerja tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas dalam memberikan pelayanan kepada warga Jakarta Barat," katanya di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (5/3/2019).

Ia menjelaskan, kegiatan penilaian ini juga bertujuan meningkatkan kompetisi sehat di antara tenaga kesehatan dalam upaya meningkatkan pelayanan strata pertama di Puskesmas.

"Serta meningkatkan minat tenaga kesehatan untuk lebih berperan dalam pemberdayaan warga dan peningkatan upaya promotif dan preventif," jelas dia.

Eldi pun berharap, penilaian tenaga kesehatan teladan ini menjadi pemicu meningkatnya kualitas pelayanan puskesmas, serta kepuasan warga yang berobat.

Tersetrum saat Menolong Kedua Siswanya, Guru SMP At-Taufiq Sempat Mengira Muridnya Kejang-kejang

Sementara Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Kristi Wathini menyampaikan, kegiatan ini diikuti sebanyak 63 peserta untuk memperebutkan sembilan kategori penghargaan.

Sembilan kategori itu meliputi dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, kefarmasian, gizi, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan dan ahli teknologi laboratorium.

"Sedangkan tim juri yang akan menilai terdiri dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), PDGI, ikatan apoteker Indonesia, IBI, PPNI dan lainnya," ujar Kristi.

Penulis: Leo Permana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved