Pasar Kaget di Belakang Gedung KPK Sepi Peminat

Terlihat ada satu pedagang aksesori handphone dan empat pedagang pakaian di belakang gedung KPK, Setia Budi, Jakarta Selatan.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Pedagang pakaian sedang melayani pembeli di dekat Gedung KPK, Setia Budi, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIA BUDI - Terlihat ada satu pedagang aksesori handphone dan empat pedagang pakaian di belakang gedung KPK, Setia Budi, Jakarta Selatan.

Bermodal tenda kuning, besi, dan papan kayu panjang sekitar 200 senti meter, Saragih (48) menjajakan dagangan berupa pakaian kemeja kotak-kotak serta celana denim.

"Sepi hari ini, biasanya ada 30 sampai 50 orang yang beli dagangan saya," kata Saragih di Pasar Kaget dekat Gedung KPK, Setia Budi, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019).

Saragih menyebutkan, pasar tersebut beroperasi sejak pukul 11.00-14.00 WIB.

"Kita buka pada hari Senin sampai Jumat, kalo hari Sabtu dan Minggu libur," ucap Saragih yang memakai kaca mata.

Pria yang sudah berjualan di pasar kaget selama empat tahun ini mengatakan, telah membayar biaya sewa lapak dagang kepada seseorang bernama Agus.

Kata Saragih, Agus adalah kepala koordinasi sekaligus seorang yang mengizinkan para pedagang berjualan di tempat tersebut.

"Saya perbulan bayar Rp170 ribu, uang kebersihan sehari Rp 2 ribu, simpen tenda Rp10 ribu, dan parkir kendaraan Rp5 ribu," ucap Saragih yang menjual pakaian hasil ekspor.

Saragih menambahkan, mayoritas warga yang berbelanja merupakan karyawan kantor yang bekerja di sekitar kuningan, Jakarta Selatan.

"Iya, biasanya yang sering belanja ya orang kantoran," pungkas Saragih.

Penertiban Pasar Kaget GDC Tunggu Pengembang Serahkan Aset ke Pemkot Depok

Sempat Dilarang, Pedagang Gelar Lapaknya Lagi di Pasar Kaget GDC Depok 

Sebelumnya, reporter TribunJakarta.com berusaha mengonfirmasi Agus perihal sewa lapak dagang, namun ia tidak berada di tempat.

Hingga pukul 15.10 WIB, para pedagang pasar kaget terlihat sedang berkemas-kemas barang dagangannya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved