Pengacara Tak Tahu Alasan Andi Arief Konsumsi Narkoba

Perihal sejak kapan Andi mengkonsumsi sabu, Dedi tak menjawab secara pasti dan hanya menuturkan kliennya itu harus menjalani rehabilitasi

Pengacara Tak Tahu Alasan Andi Arief Konsumsi Narkoba
Twitter @DindaRa51053943
Andi Arief. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Satu pengacara Andi Arief, Dedi Yahya tak mengetahui secara pasti sebab kliennya mengkonsumsi sabu hingga akhirnya dicokok di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019).

Pun dari mana Andi membeli sabu, menurutnya yang mengetahui pasti dua hal itu adalah penyidik yang menangani perkara kliennya dan berhak menentukan tempat rehabilitasi.

"Alasan narkoba ini juga susah. Ini tidak dijawab oleh AA. AA mendapatkan barang itu tidak dikatakan AA dari mana. Penyidiklah mungkin ada keterangan AA dapat darimana," kata Dedi di kantor BNN, Rabu (6/3/2019).

Dia hanya dapat memastikan hasil tes urine politikus Demokrat itu positif mengkonsumsi sabu meski akhirnya tak ditahan dan disetujui oleh menjalani rehabilitasi.

Perihal sejak kapan Andi mengkonsumsi sabu, Dedi tak menjawab secara pasti dan hanya menuturkan kliennya itu harus menjalani rehabilitasi.

VIDEO Pedagang Pasar Blok A Mencari Barang yang Masih Dapat Terpakai

"Ya karena ketergantungan pasti ada. Beberapa kali saya sampaikan, ketergantungan itulah yg mengakibatkan rehabilitasi kesehatannya sehingga seperti itu rekomendasi dari panti rehabnya," ujarnya.

Kadiv Humas Polri Irjen M. Iqbal menuturkan Andi mulai menjalani rehabilitasi mulai hari ini dan penjelasan detail terkait itu bakal disampaikan BNN.

"Awalnya di sini dulu, nanti BNN akan menyampaikan bagaimana detailnya tentang proses rehab itu," tutur Iqbal.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved