Alasan PA 212 Kepung DPRD DKI Besok Jumat 8 Maret 2019

Juru bicara PA 212 Novel Bamukmin membeberkan alasan pihaknya berniat akan mengepung gedung DPRD DKI Jakarta pada Jumat, 8 Maret 2019 besok.

Alasan PA 212 Kepung DPRD DKI Besok Jumat 8 Maret 2019
Tribunnews.com/Wahyu Aji
Sekretaris DPD FPI DKI Jakarta, Novel Chaidir Hasan Bamukmin alias Habib Novel menjadi saksi dalam sidang kasus penodaan agama, dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (3/1/2017). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin membeberkan alasan pihaknya berniat akan mengepung gedung DPRD DKI Jakarta pada Jumat, 8 Maret 2019 besok.

Ia menyebut, bahwa persaudaraan alumni 212 ingin mendorong Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi segera menyetujui salah satu janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai penjualan 26,25 persen saham PT Delta Djakarta TBK.

"Kan ini sesuai janji kampanye Anies, dan Anies sudah penuhi itu. Akan tetapi memang perjanjian kita untuk meminta Pemprov DKI mencabut saham yang ada di Delta bir kan, dan itu sudah dipenuhi, tapi kendalanya sekarang justru oknum anggota DPRD yang mempersulit langkah daripada Pemprov.
Makanya kami demo ke DPRD bukan Balaikota," kata Novel saat dikonfirmasi, Kamis (7/3/2019).

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi enggan menanggapi surat permohonan persetujuan penjualan saham perusahaan bir, PT Delta Djakarta yang dikirimkan Anies Baswedan sejak Mei 2018 lalu.

Hal ini, lantaran Prasetyo tidak setuju. Ia menilai rencana Anies tidak tepat. Apalagi PT Delta Djakarta telah menyumbang deviden bagi keuangan daerah.

Namun Novel menilai hal ini sebagai salah satu tindakan untuk menghalang-halangi realisasi janji kampanye Anies.

Ia meminta, DPRD DKI Jakarta segera menyetujui Pemprov DKI menarik 26,25 persen saham perusahaan bir tersebut.

"Artinya kan DPRD ini menolak Kebijakan Anies untuk segera menghentikan daripada saham itu. Jadi kita minta dan memberikan support kepada Gubernur untuk diselesaikan dengan persetujuan DPRD untuk menarik daripada saham Pemprov ada di Delta itu," kata Novel.

"Kebijakan ini sudah ada berpuluh-puluh tahun, nah saat ini kita berbeda, kita semangat jaga moral daripada kehancuran minuman keras, nah itu kita perjuangkan dan sudah dipenuhi oleh gubernur, gubernur saat ini terhalang kebijakan oknum-oknum anggota DPRD itu," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved