Breaking News:

Piala Presiden 2019

Persija Vs Madura United: Sape Kerrab Bikin Riko Simanjuntak Tak Bebas, Macan Kemayoran Tak Gentar

Persija Jakarta bakal menghadapi laga sarat gengsi melawan Madura United pada laga kedua Piala Presiden 2019. Bagaimana persiapan kedua tim?

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/Dokumentasi Persija Jakarta
Penyerang Persija Jakarta, Heri Susanto tengah menggiring bola melewati hadangan pemain Tira Persikabo di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/2/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, SLEMAN - Persija Jakarta bakal menghadapi laga sarat gengsi melawan Madura United pada laga kedua Piala Presiden 2019.

Macan Kemayoran akan bertarung melawan Laskar Sape Kerrab di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat (8/3/2019) mendatang.

Pelatih kepala Persija Jakarta Ivan Kolev mesti memutar otak menurunkan para pemain pengganti menyiasati jadwal padat yang bakal dilalui skuatnya.

"Saya akan siapkan pemain yang tidak bermain kemarin. Dan saya harap bahwa saya harap semua bisa siap untuk laga esok," kata Ivan Kolev saat press conference di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (7/3/2019).

Menurut Kolev, hal ini sengaja dilakukan untuk membuat timnya tetap fresh saat menghadapi dua turnamen dalam waktu yang bersamaan.

"Ya, karena pertandingan ini kami dipaksa harus membuat rotasi. Besok kami start dengan beberapa pemain lain dari pada dibandingkan dengan game lain," terang Kolev.

Seperti diketahui, Persija Jakarta akan tampil di Piala Presiden dan juga Piala AFC 2019.

Pelatih berkebangsaan Bulgaria itu berharap para pemain pelapis yang diturunkan bisa memberikan hasil maksimal saat berlaga di atas lapangan.

"Saya percaya dengan kualitas pemain yang nanti dimainkan juga bagus. Saya harap prestasi mereka juga cukup bagus saat berada di lapangan," papar Ivan Kolev.

Persija Jakarta Tak Pasang Target Tinggi

Pelatih kepala Persija Jakarta, Ivan Kolev didampingi Ryuji Utomo saat menghadiri press conference di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (5/3/2019).
Pelatih kepala Persija Jakarta, Ivan Kolev didampingi Ryuji Utomo saat menghadiri press conference di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (5/3/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA)

Klub kebanggaan masyarakat Ibu Kota, Persija Jakarta turut akan berpartisipasi di turnamen pramusim Piala Presiden 2019.

Skuat Macan Kemayoran tergabung di Grup D Piala Presiden 2019 bersama tim bertabur bintang Madura United, Borneo FC dan tuan rumah PSS Sleman.

Pada keikutsertaannya kali ini, skuat Macan Kemayoran tidak memasang target tinggi di Piala Presiden 2019.

Pelatih kepala Persija Jakarta, Ivan Kolev menilai timnya hanya fokus kepada tiga laga yang akan dihadapi dalam waktu dekat.

Kolev berharap tiga laga yang akan dihadapinya itu bisa mendapatkan hasil terbaik di atas lapangan.

"Secara jujur saya tidak pikir untuk ambil juara grup atau tidak saat ini. Yang penting kami siapkan tim untuk tiga game berikutnya melawan Madura United, Shan United dan PSS Sleman," kata Ivan Kolev saat ditemui TribunJakarta, Kamis (7/3/2019).

Pelatih berkebangsaan Bulgaria itu mengakui tim sebesar Persija pastinya selalu dituntut mendapatkan hasil terbaik disetiap pertandingan.

Namun, Kolev perlu memberikan kesempatan dan jam terbang kepada semua pemainnya disetiap pertandingan yang dijalani.

"Kalian tahu kalau tim sebesar Persija apa bisa ada Target ke depan. Tujuannya sama kalo bisa menang dan tidak peduli dengan skuat inti atau cadangan," papar pelatih yang pernah mengarsiteki Timnas Indonesia tersebut.

Dalam waktu dekat, Persija Jakarta akan berhadapan dengan Madura United di laga kedua Piala Presiden 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (8/3/2019).

Keuntungan Madura United

Pelatih kepala Persija Jakarta, Ivan Kolev saat ditemui selepas memimpin latihan di Mess Persija, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (28/2/2019).
Pelatih kepala Persija Jakarta, Ivan Kolev saat ditemui selepas memimpin latihan di Mess Persija, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (28/2/2019). (TribunJakarta.com/Wahyu Septiana)

Persija Jakarta akan berhadapan dengan Borneo FC di laga kedua Piala Presiden 2019 di Stadion Mahuwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat (8/3/2019) pukul 15.30 WIB.

Laga antara Persija Jakarta dengan skuat Laskar Sapee Kerab diyakini akan berlangsung sengit dan menarik untuk disaksikan.

Sebab, kedua kesebelasan sama-sama diisi para pemain berkualitas dan juga sama-sama menargetkan kemenangan di laga tersebut.

Pelatih kepala Persija, Ivan Kolev menilai calon lawan yang akan dihadapinya tersebut mempunyai keuntungan lebih baik dibanding timnya.

Waktu persiapan lebih panjang dan juga jumlah pertandingan yang dimainkan lebih sedikit membuat Madura United mempunyai keuntungan lebih dari Persija Jakarta.

"Kita punya perbedaan dengan Madura United. Bedanya mereka dengan kami adalah game-game yang sudah dijalani," kata Ivan Kolev saat press conference di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (7/3/2019).

Menurut Kolev, timnya harus melewati jadwal padat dengan bermain selama 10 pertandingan dalam waktu dua bulan.

Hal itu tentunya membuat kekuatan Persija jauh lebih terkuras dibandingkan skuat Laskar Sapee Kerab.

"Kami sudah bermain hampir 10 game dalam kurun waktu kurang dari 2 bulan. Mereka lebih fresh sedangkan kami hampir 3-4 hari jalani pertandingan ditambah perjalanan away yang juga jauh. Itu bedanya tapi kami Coba menghadapi mereka," ujar Kolev menambahkan.

Persija Jakarta Tak Gentar

Asisten pelatih Persija, Mustaqim dan Tony Sucipto dalam acara konferensi pers sebelum laga kontra 757 Kepri Jaya
Asisten pelatih Persija, Mustaqim dan Tony Sucipto dalam acara konferensi pers sebelum laga kontra 757 Kepri Jaya (Dok: Persija)

Pemain bertahan Persija Jakarta, Tony Sucipto tidak akan gentar menghadapi banyaknya pemain berkualitas yang ada di tim Madura United.

Kedua tim akan berjumpa dalam pertandingan lanjutan Piala Presiden 2019 yang berlangsung di Stadion Mahuwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat (8/3/2019) pukul 15.30 WIB.

Toni menilai komposisi pemain calon lawan yang akan dihadapinya mempunyai kualitas yang sangat baik.

Pemain yang akrab disapa Toncip itu mengatakan timnya sudah melakukan persiapan matang untuk bisa menghadang kekuatan skuat Laskar Sapee Kerab.

"Pastinya kami sangat respek dengan Madura United yang diisi dengan para pemain bertabur bintang. Tapi Yang pasti kita sudah mempersiapkan tim sendiri untuk pertandingan besok," kata Tony Sucipto saat press conference di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (7/3/2019).

Lebih lanjut, Toncip mengatakan timnya tidak memiliki kendala besar saat melakikan persiapan sebelum berhadapan dengan Madura United.

"Untuk kesiapannya pastinya kami semua sudah mempersiapkan dengan baik. Tidak ada kiat-kiat khusus saat menghadapi mereka," tutur pemain yang pernah memperkuat Persib Bandung tersebut.

Laga Madura United menghadapi Persija Jakarta tentunya akan sangat menentukan dalam perebutan posisi puncak klasemen Grup D Piala Presiden 2019.

Madura United Tanpa 7 Pilar

Gelandang Indonesia, Andik Vermansah, berupaya mengontrol bola pada semifinal leg pertama Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/12/2016). Indonesia memang atas Vietnam dengan skor 2-1.
Gelandang Indonesia, Andik Vermansah, berupaya mengontrol bola pada semifinal leg pertama Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/12/2016). Indonesia memang atas Vietnam dengan skor 2-1. (HERKA YANIS PANGARIBOWO/BOLA/JUARA.NET)

Madura United akan menyumbangkan sebanyak 7 pemain andalannya untuk bergabung mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia.

Lima pemain akan bergabung dengan Timnas Indonesia senior sedangkan dua pemain lainnya memperkuat Timnas Indonesia U-22.

Ketujuh pemain itu adalah Muhammad Ridho, Fachruddin Aryanto, Zulfiandi, Andik Vermansyah, Greg Nwokolo, Kadek Raditya, dan Satria Tama.

Penyerang sayap Madura United, Andik Vermansyah mengakui absennya tujuh pemain utama itu membuat kekuatan timnya berkurang.

Terlebih, para pemain yang bakal absen memperkuat Madura United merupakan para pemain yang sering mengisi line-up utama.

"Pastinya sangat mengurangi kekuatan Madura United di Piala Presiden. Seperti diketahui beberapa posisi tertentu yang dipanggilnya juga apalagi kebanyakan juga main di line up utama," kata Andik Vermansyah kepada TribunJakarta, Kamis (7/3/2019).

Pemain kelahiran Surabaya itu mengakui pemanggilan dari Timnas Indonesia merupakan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap pemain.

"Tapi ini mungkin sudah tahu kewajiban kita membela negara memang finish terakhir pastinya ingin di Timnas. Itu mungkin sudah resiko lah," papar Andik.

Manajemen tim Madura United pastinya sudah mengetahui resiko yang akan dihadapi timnya pada saat mempunyai banyak pemain berlabel bintang.

"Pak Haruna dan Pak AQ (Achsanul Qosasi) sudah tahu hal ini dan Dejan siap ngambil resiko apabila situasinya seperti ini. Saya rasa dia sudah pikirkan terlebih dahulu sebelum ngambil kita," tutur pemain yang pernah memperkuat Persebaya Surabaya tersebut.

Riko Simanjuntak Dibikin Tak Berkutik

Selebrasi penyerang Persija Jakarta, Marko Simic dan Riko Simanjuntak, seusai mencetak gol ke gawang Tampines Rovers, Rabu (28/2/2018).
Selebrasi penyerang Persija Jakarta, Marko Simic dan Riko Simanjuntak, seusai mencetak gol ke gawang Tampines Rovers, Rabu (28/2/2018). (BolaSport.com/Feri Kurniawan)

Pelatih Madura United, Dejan Antonic, mewaspadai satu pemain Persija Jakarta yaitu Riko Simanjuntak dalam laga kedua Grup D Piala Presiden 2019.

Laga Madura United kontra Persija Jakarta akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Depok, Sleman pada Jumat (8/3/2019) pukul 15.30 WIB.

Riko Simanjuntak menjadi perhatian khusus Dejan Antonic dalam misi meraih kemenangan kedua di fase Grup D.

Dirinya menilai permainan impresif dari Riko akan sangat berbahaya bila dibiarkan begitu saja oleh barisan belakang Madura United.

"Saya tahu Persija bermain sangat bagus di laga pertama kemarin. Dan kami waspada dengan Riko karena dia bermain impresif," ucap Dejan.

"Tentu kami tidak akan membiarkannya bebas begitu saja. Kami akan waspada dengan dia," tambahnya.

Pelatih asal Serbia itu juga menjelaskan akan merotasi pemain karena ada lima pilar dipanggil Timnas Indonesia.

Lima pemain yang dipanggil Timnas yaitu Fachruddin W Aryanto, Greg Nwokolo, M Ridho, Andik Vermansyah, dan Zulfiandi.

Namun itu tidak masalah, karena Dejan sangat percaya dengan seluruh pemainnya.

Persija Jakarta Tak Gentar Hadapi Banyaknya Pemain Berkualitas di Madura United

Ivan Kolev Sebut Madura United Punya Keuntungan Besar saat Hadapi Persija di Piala Presiden 2019

Hadapi Madura United di Piala Presiden 2019, Persija Jakarta akan Turunkan Pemain Pelapis

"Ada beberapa pemain absen karena ke Timnas tapi tidak apa-apa. Saya masih punya banyak pemain dan saya percaya dengan mereka," ujar Dejan.

"Ini juga bisa menjadi kesempatan bagi yang belum memiliki kesempatam main supaya membuktikan dirinya," tuturnya menambahkan.

Dilaga perdana, Laskar Sape Kerrab berhasil menang 2-0 atas tuan rumah PSS Sleman.

Sementara itu Persija Jakarta berhasil menang telak 5-0 atas Borneo FC. (TribunJakarta.com/Bolasport.com)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved