Breaking News:

Andi Arief Terjerat Narkkoba

Siapa Bandar yang Pemasok Sabu untuknya? Andi Arief: No Comment

"Saya enggak ada barang bukti, enggak ada. No comment," kata Andi di RSKO Jakarta Timur, Jumat (8/3/2019).

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Andi Arief usai menjalani rehabilitasi di RSKO Jakarta Timur, Jumat (8/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Andi Arief enggan berkomentar perihal bandar sabu yang memasok sabu untuknya dan diduga dipakai sebelum dicokok personel Unit Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri di Menara Peninsula Hotel, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019) lalu.

Berulang kali ditanya wartawan soal identitas bandar dan apa dia bakal membantu polisi mencari pengedar sabu tersebut, Andi tetap enggan menjawab.

Ditemui usai menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta Timur, Andi menolak berkomentar dengan alasan tak ada barang bukti sabu saat dia ditangkap.

"Saya enggak ada barang bukti, enggak ada. No comment," kata Andi di RSKO Jakarta Timur, Jumat (8/3/2019).

Begini Peran dan Modus 2 WNI yang Tipu Warga Negara Mexico Saat Beli Alat Kesehatan Lewat Website

Perihal hasil pemeriksaan medis hari pertama yang dijalani sejak pukul 15.00 WIB hingga 15.30 WIB, Andi menuturkan hasil tes urinenya negatif.

Hasil tes urine tersebut berbeda saat dites saat ditangkap bersama seorang perempuan berinisial L yang disebut polisi merupakan sahabat Andi dan berstatus eks mahasiswa.

"Saya sudah datang hari ini. Hasilnya urine saya negatif, kemudian saya akan segera periksa darah dan periksa lain-lainnya supaya semua jelas," ujarnya.

Kerugian Sampai Rp 118 Juta, 2 WNI Tipu Warga Mexico yang Beli Alat Kesehatan Online

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto mengatakan pengedar yang memasok sabu ke Andi masih buron.

Ekor tak menyebut identitas pengedar ke publik karena alasan dapat menganggu proses penyelidikan yang sedang dilakukan.

"Untuk pengedar kami masih dalam tahap pengejaran, jadi mohon maaf saya tidak akan buka di sini," kata Eko.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved