Trotoar Jalan KH Wahid Hasyim Lebar, Pejalan Kaki: Makin Nyaman
Terlihat sekitar 20 pejalan kaki melenggang saat melintasi trotoar di Jalan KH. Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Terlihat sekitar 20 pejalan kaki melenggang saat melintasi trotoar di Jalan KH. Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.
Terdapat dua orang suami isteri sedang duduk di bangku yang disediakan di trotoar tersebut.
Adalah Wahyu (50) dan isterinya, Yuni (48) yang memakai jam tangan berwarna hitam di tangan kiri.
"Menurut saya trotoar ini luas ya, udah makin nyaman kalu buat pejalan kaki," kata Wahyu di trotoar Jalan KH. Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/2019).
Hal senada disampaikan oleh Yuni yang mengatakan, bagi pejalan kaki tidak perlu khawatir akan bersenggolan dengan orang lain.
"Ini lebar banget trotoarnya, jadi ngga mungkin kayaknya nyenggol-nyenggol orang lain," kata Yuni sambil tertawa.
Kendati demikian, dari pantauan TribunJakarta.com pada jam 16.00 WIB, terlihat ada sampah plastik yang berisi air dan sedotan berwarna biru.
Sementara, tak tampak petugas kebersihan di trotoar tersebut.
• Polisi Olah TKP Lokasi Pembegalan yang Tewaskan Pejalan Kaki di Jalan Daan Mogot
• Jalan Mangga Dua Raya Tergenang, Pejalan Kaki Sulit Melintas Hingga JPO yang Ikut Tergenang
Ada pula pengendara motor yang memarkir kendaraannya di atas trotoar ini.
Padahal, ada plang di trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, yang bertuliskan 'DILARANG BERDAGANG, PARKIR LIAR, DAN MEMBUAT PANGKALAN OJEK DI KAWASAN INI.'
Pesan tersebut disampaikan oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman Provinsi DKI Jakarta yang telah tercantum dalam plang tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/trotoar-jalan-kh-wahid-hasyim-menteng.jpg)