Breaking News:

6 Begal di Jakarta Selatan Ini Sudah Beraksi 10 Kali: Ancam Korban yang Keluar dari Warung Kopi

"Sudah 10 kali mereka melakukan aksinya sehingga warga resah," beber Kapolres Kombes Pol Indra Jafar kepada awak media

TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Kombes Indra Jafar menunjukkan Celurit yang digunakan para pelaku untuk mengancam korban pada Senin (11/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU- Keenam begal yang merampas barang milik korban di dua tkp berbeda hanya menunduk malu di Mapolres Jakarta Selatan selepas diringkus oleh anggota Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

Para pelaku itu SB (20), HW (20), MNA (18), PS (20), S (22), dan M (20), membegal korban di sebuah warung kopi di Srengseng Sawah, Jagakarsa dan di Jalan Abdul Madjid, Cipete Utara, Jakarta Selatan beberapa waktu silam.

Berdasarkan keterangan kepolisian, komplotan pelaku begal yang masih berusia muda itu menggencarkan aksinya sudah lebih dari 10 kali.

"Sudah 10 kali mereka melakukan aksinya sehingga warga resah," beber Kapolres Kombes Pol Indra Jafar kepada awak media pada Senin (11/3/2019) di Mapolres Jakarta Selatan.

Modus kejahatan para keenam pelaku begal itu berlangsung saat para korban keluar dari warung kopi atau minimarket.

"Modus yang mereka lakukan ketika para korban keluar dari warung kopi dan ada juga yang keluar dari Alfamart. Begitu keluar mereka diancam dengan mengalungkan celurit di leher korban," terangnya.

Mereka berhasil merampas tiga unit handphone serta satu unit sepeda motor.

Dari keterangan para tersangka, pelaku menggencarkan aksinya mulai pukul 24.00 WIB sampai dengan 04.00 WIB dengan sasaran korban yang sendirian atau yang lengah saat memegang handphone maupun barang pribadinya.

Enam pelaku begal di Cipete Utara dan Jagakarsa tertunduk malu saat diringkus polisi pada Senin (11/3/2019).
Enam pelaku begal di Cipete Utara dan Jagakarsa tertunduk malu saat diringkus polisi pada Senin (11/3/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Hasil kejahatan yang dirampas, kemudian dijual kembali kepada ke pelaku lainnya.

"Barang hasil curian kemudian dijual kembali ke M dan S yang membeli handphone dan sepeda motor," bebernya.

Begal Korban di Wilayah Jakarta Selatan, 6 Remaja Depok Diringkus Polisi

Polisi Amankan Tiga Orang Diduga Terlibat Pelaku Begal yang Tewaskan Pemuda di Jalan Daan Mogot

Waspada, Begal di Depok Incar Korban yang Berkendara Seorang Diri Pada Malam Hari

Setelah diamankan, keenam pelaku terancam Pasal 365 KUHP dengan hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Untuk tersangka M dan S yang membeli handphone dan sepeda motor, dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved