Breaking News:

Pilpres 2019

Beredar Kemasan Kondom Bergambar Jokowi-Maruf Amin Sudah Kelewat Batas, Polisi Diminta Turun Tangan

Hermawi Taslim mengatakan penyebaran foto kondom tersebut pasti dilakukan secara sengaja untuk merusak citra Jokowi-Amin.

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Erlina Fury Santika
ISTIMEWA
Gambar produk kondom yang viral di medsos dan grup watshapp. 

"Agar menjadi pelajaran bagi siapa saja bahwa setiap tindakan ada konsekwensi hukum. Jangan mudah disuruh-suruh dengan iming-iming tertentu," katanya.

Diketahui, foto produk kondom dibungkus paket bergambar capres-cawapres 01 Jokowi-Maruf Amin beredar di media sosial dan grup-grup WhatsApp, Sabtu (9/8/2019).

Relawan pendukung Jokowi-Maruf Amin menyebut gambar-gambar tersebut merupakan bantuk kampanye hitam.

"Paket kondom bergambar Jokowi-Maruf Amin itu fitnah kejam. Kami mengutuk keras karena sebagai bentuk kampanye hitam," kata Ketua Bravo-5 Jawa Timur, Ubaidillah Amin, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (9/3/2019) sore. 

Menurutnya, cara-cara kampanye hitam seperti menyebar kondom disebutnya akan merusak tatanan demokrasi.

"Kami berharap aparat polisi mengusut penyebaran kondom itu," terang dia.

Meski diserang dengan kampanye hitam, dia yakin, tim kampanye Jokowi tetap akan melakukan kampanye sehat dan menyampaikan narasi positif yang membangun.

"Saya yakin ini sama dengan emak-emak yang berkampanye azan di Karawang dan isu pendidikan agama akan dihilangkan," ujarnya.

Sebelumnya juga sebuah video berisi kampanye hitam beredar di daerah Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam video tersebut, terdapat ibu-ibu yang menyampaikan bahwa pelajaran agama akan dihapus jika Jokowi-Maruf Amin menang.

Ahsan/Hendra Juara All England 2019: Bukti Belum Habis, Samai Rekor Denmark dan Tangis Susi Susanti

Bahagia Bebas dari Tuduhan Pembunuhan Kim Jong Nam, Siti Aisyah Beberkan Kondisinya Selama Ditahan

Reino Barack Beberkan Harapannya Nikahi Syahrini: Kita Bisa Bangun Keluarga yang Luar Biasa

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved