Breaking News:

Pilpres 2019

Beredar Kemasan Kondom Bergambar Jokowi-Maruf Amin Sudah Kelewat Batas, Polisi Diminta Turun Tangan

Hermawi Taslim mengatakan penyebaran foto kondom tersebut pasti dilakukan secara sengaja untuk merusak citra Jokowi-Amin.

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Erlina Fury Santika
ISTIMEWA
Gambar produk kondom yang viral di medsos dan grup watshapp. 

Tanggapan kubu 02

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade membantah yang membuat atau menyebar kampanye hitam produk kondom bergambar Jokowi-Maruf Amin.

Sebelumnya foto produk kondom dibungkus paket bergambar capres-cawapres 01 Jokowi-Ma'ruf Amin beredar di media sosial dan grup-grup watshapp, Sabtu (9/8/2019).

"Yang pasti itu bukan cara cara kami, kampanye hitam seperti itu. Lagian logistik kami terbatas, yang kaya gitu memakan biaya," kata Andre saat dihubungi, Minggu, (10/3/2019).

Apalagi menurutnya Prabowo-Sandi merupakan Capres-Cawapres yang didukung Ijtima Ualama. Sehingga tidak menggunakan cara-cara atau produk produk yang bertentangan.

"Pasangan kami diukung Ijtima Ulama. Pasangan kami yang tolak LGBT, sex bebas dan lain lain, jadi kami tidak mungkin menggunakan cara cara tersebut, bukan Prabowo-Sandi banget," katanya.

Bila merasa dirugikan dengan gambar produk tersebut, Andre menyarankan kepada kubu Jokowi-Ma'ruf untuk melaporkannya ke Polisi. Kubu Jokowi-Ma'ruf jangan Playing Victim dengan mebiarkan isu produk tersebut liar tanpa ditangani penegak hukum.

"Jangan bermain playing victim. Kalau anda punya buki laporkan ke polisi. Jangan sampai ujung-ujung seperti kasus raja Jokowi," katanya.

Sebelumnya Foto produk kondom dibungkus paket bergambar capres-cawapres 01 Jokowi-Ma'ruf Amin beredar di media sosial dan grup-grup watshapp, Sabtu (9/8/2019).

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily mengecam beredarnya gambar tersebut.

Menurut Politikus Golkar itu pembuat dan penyebaran gambar produk Kondom bergambar Jokowi-Ma'ruf merupakan kampamye hitam untuk mendiskreditkan pasangan Capres-Cawapresnya.

"Sudah keterlaluan cara-cara kampanye hitam yang dilakukan untuk mendeskreditkan pasangan kami. Mereka sudah tidak memiliki cara untuk mengalahkan kami kecuali dengan cara-cara seperti itu," ujar Ace saat dihubungi, Minggu, (10/3/2019).

Produk Kondom Bergambar Jokowi-Maruf Amin Viral, Relawan: Kami Mengutuk Keras

Kampanye hitam dengan menggunakan gambar kondom yang disandingkan dengan foto Jokowi-Ma'ruf tersebut menurutnya paralel dengan fitnah yang mengatakan bahwa pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01, pro LGBT.

"Ini pararel dengan fitnah jika kami menang maka akan pro-LGBT, seks bebas dan lain-lain, yang dilakukan Ibu-ibu di Karawang beberapa saat lalu," katanya.

Pihaknya menurut Ace akan menelusuri, pembuat gambar tersebut. TKN akan mencari tahu siapa dalang dibalik pembuatan dan penyebaran gambar Kondom Jokowi-Ma'ruf.

"Kami akan menelusuri siapa pihak-pihak yang melakukan itu. Kami akan pastikan mengambil langkah-langkah hukum apabila pelakunya teridentifikasi. Kami minta kepolisian untuk mengusut siapa pelaku kampanye hitam tersebut," katanya. (TribunJakarta.com/Kompas.com/Tribunnews)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved