Satu Keluarga Tewas

Dalam Sidang Jaksa Sebut Haris Simamora Habisi Nyawa Dua Anak Korban, Khawatir Aksinya Ketahuan

Karena mendengar suara gaduh, dua anak korban, Sara dan Arya Nainggolan terbangun dan keluar dari kamar tidurnya.

Dalam Sidang Jaksa Sebut Haris Simamora Habisi Nyawa Dua Anak Korban, Khawatir Aksinya Ketahuan
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Suasana sidang perdana Harris Harris Simamora (37) yang terjerat kasus pembunuhan satu keluarga di Jalan Bojong Nangka II, Kelurahan Jatirahayu, Pondok Melati, Kota Bekasi, Senin (11/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Haris Simamora, terdakwa pembunuhan satu keluarga Daperum Nainggolan, jalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi, di Jalan Pramuka, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin, (11/3/2019).

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Musa Arif Aini, memiliki agenda pembacaan dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang berlangsung di Aula Sidang Utama Pengadilan Negeri Bekasi dengan dihadiri terdakwa Haris Simamora.

Faris Rahman, JPU kasus pembunuhan satu keluarga membacakan dakwaan yang disampai di depan mejelis hakim.

Dalam bunyi dakwaan yang dibacakan JPU, Haris membunuh empat orang anggota keluarga dengan cara yang terbilang sadis.

Faris mengatakan, terdakwa membunuh dua orang korban, Daperum Nainggolan dan istrinya Maya Boru Ambarita menggunakan sebilah linggis yang didapat di dapur rumah.

Setelah keduanya tidak bernyawa, terdakwa lalu menutup bagian wajah korban menggunakan bantal.

Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana dan Pencurian, Haris Simamora Ajukan Keberatan Minggu Depan

Karena mendengar suara gaduh, dua anak korban, Sara dan Arya Nainggolan terbangun dan keluar dari kamar tidurnya.

"Kemudian terdakwa kembali menyuruh masuk kedua anak ke dalam kamarnya. Namun sarah sempat bertanya kepada terdakwa, mama kenapa" lalu dijawab terdakwa "mama sedang sakit kamu masuk ke kamar saja," kata Faris dalam persidangan.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved