Breaking News:

KRL Anjlok di Bogor

Masinis Pingsan Seusai Kereta Anjlok, Pilih Selamatkan Penumpang Jelang Kecelakaan

Manager Humas PT KAI Daop 1 Edy Kuswoyo mengatakan bahwa masinis tetap mengendalikan kereta saat peristiwa tersebut terjadi.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Evakuasi gerbong KRL yang anjlok keluar lintasan di kawasan Kebon Pedes, Tanah Sereal, Kota Bogor, Minggu (10/3/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAHSEREAL - Peristiwa kecelakaan kereta anjlok Commuter Line KA 1722 membuat belasan orang harus dilarikan ke rumah sakit.

Namun saat ini 19 korban tersebut 14 diantaranya sudah kembali pulang ke rumah.

Dua orang penumpang, crew kereta dan satu orang masinis masih dirawat.

Saat kejadian tersebut, Yacub Agung (31) masinis yang mengendalikan kereta tetap berada di dalam kabin masinis.

Manager Humas PT KAI Daop 1 Edy Kuswoyo mengatakan bahwa masinis tetap mengendalikan kereta saat peristiwa tersebut terjadi.

"Masinis kan bertugas mengendalikan kereta dan dia tetap berada di dalam, Iya enggak (tidak lari) karena dia tetap mengendalikan dan ada di dalam," katanya Senin (11/3/2019).

Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti kecelakaan kereta karena anjlok dan ke luar lintasan.

Namun hingga peristiwa itu terjadi masinis tetap berada di dalam kereta.

Dari informasi yang dihimpun TribunnewsBogor.com sang masinis pun dievakuasi warga dalam kondisi tidak sadarkan siri di dalam kabin masinis.

Sang masinis berhasil di evakuasi lantaran pintu kabin yang menghadap ke arah langit saat peristiwa itu terjadi.

Halaman
1234
Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved