Cegah Penyalahgunaaan Narkotika, Pemkot Jakut Gencarkan Program Pemberdayaan Masyarakat

“Jadi hari ini kita rapat koordinasi terkait rencana aksi penyalahgunaan Narkotika melalui pemberdayaan masyarakat,” kata Khalit

Cegah Penyalahgunaaan Narkotika, Pemkot Jakut Gencarkan Program Pemberdayaan Masyarakat
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
KBNNK Jakarta Utara 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Pemerintah Kota Jakarta Utara bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara dan TNI-Polri kian menggencarkan program pemberdayaan masyarakat.

Hal ini dilakukan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan Narkotika, dengan mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018 tentang rencana aksi pencegahan penyalahgunaan Narkotika dan Prekursor Narkotika.

Asisten Pemerintahan Jakarta Utara Abdul Khalit mengatakan, pemerintah kota telah mengeluarkan Intruksi Walikota Jakarta Utara Nomor 11 Tahun 2019, tentang pencegahan penyalahgunaan Narkotika dan prekursor Narkotika di Jakarta Utara. Untuk itu, pemberdayaan masyarakat dirasa penting dalam mencegah penyalahgunaan Narkotika tersebut.

“Jadi hari ini kita rapat koordinasi terkait rencana aksi penyalahgunaan Narkotika melalui pemberdayaan masyarakat,” kata Khalit , Selasa (12/3/2019).

Khalit menjelaskan, pemberdayaan masyarakat ini dilakukam dengan menjalin kolaborasi antara pemerintah, BNNK, TNI-Polri, swasta dan masyarakat.

Dengan tujuan menciptakan zona-zona rehabilitasi atau pendampingan bagi para penyalahgunaan Narkotika.

“Rencana aksi ini antara lain sosialisasi hingga membentuk relawan anti narkoba. Memberikan pendampingan bagi penyalahgunaan narkoba. Terutama ke depannya kita akan menggandeng dunia usaha,” katanya.

Kepala BNNK Jakarta Utara, Ajun Komisaris Besar Polisi Yuanita Amelia Sari menerangkan, pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan pada tahun sebelumnya sukses menurunkan jumlah zonasi rawan Narkotika dari 37 zona menjadi 30 zona.

Dengan hal itu, pemberdayaan masyarakat kian digencarkan demi kembali menurunkan jumlah zona rawan Narkotika yang berada pada 17 kelurahan di Jakarta Utara ini pada tahun berikutnya.

“Rapat korrdinasi ini kita undang Kasi Kesra dari 17 kelurahan itu untuk membuat program pemberdayaan masyarakat. Sehingga ke depannya ada lagi penurunan zona rawan narkoba,” jelasnya.

Viral Video Hiu Tutul Muncul di Perairan Teluk Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Polisi Dalami Penyebab Meninggalnya Bocah Perempuan Kelas 6 SD Di Kamar Mandi Sekolah

Polisi Dalami Penyebab Meninggalnya Bocah Perempuan Kelas 6 SD Di Kamar Mandi Sekolah

Dinilainya, peran masyarakat sangatlah penting dalam pencegahan penyalahgunaan Narkotika.

Satu diantaranya adalah dapat menyelamatkan generasi penerus bangsa dari bahaya Narkotika saat ini.

“Kita juga menggandeng peran PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga), karang taruna, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat dan lain sebagainya. Saling mendukung untuk memberikan ‘kekebalan’ bagi masyarakat agar tidak terpengaruh bahaya Narkotika,” ucapnya.
 

Penulis: Afriyani Garnis
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved