Jangan Beri Kunci Slot di Pintu Kamar Anak, Ini Alasannya

Orang tua dianjurkan tidak memberi kunci slot di pintu kamar anak. Bisa saja anak sedang mengakses pornografi.

Jangan Beri Kunci Slot di Pintu Kamar Anak, Ini Alasannya
TribunJakarta.com/Lita Febriani
Eni Gustina, Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Selasa (12/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Lita Febriani

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Orang tua dianjurkan tidak memberi kunci slot di pintu kamar anak.

Sebab dengan dipasangnya kunci slot di pintu kamar anak, orang tau akan sulit mengakses kamar anak kapan saja.

Kunci slot di pintu juga membuat anak bisa melakukan apa saja tanpa pengawasan orang tua, termasuk mengakses konten pornografi.

Apalagi berdasarkan survei dari Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, anak-anak lebih banyak mengakses konten pornografi di kamar mereka.

Terus menerus mengakses konten pornografi dapat membuat anak kecanduan atau adiksi.

"Ada istilah kecanduan pornografi itu lebih membahayakan dari kecanduan narkoba. Kalau kecanduan narkoba yang rusak hanya diriku sendiri. Tapi kalau kecanduan pornografi, aku ingin menjadikan pornoaksi, aku harus mencari orang lain," ungkap Eni Gustina, Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan kepada TribunJakarta.com, Selasa (12/3/2019).

Survei Kemenkes: 97 Persen Anak SMP dan SMA Sudah Mengakses Konten Pornografi

Dari Pedofilia, Pornografi Hingga Narkoba, PGI Paparkan 6 Kondisi Darurat Anak di Indonesia

Guna mencegah kecanduan anak terhadap konten pornografi di kamar mereka, peran pengawasan orang tua sangat penting.

"Jadi di sini terpenting hubungan orang tua dan anak, pendidikan tingkat keluarga sangat penting sekali untuk mengatasi pornografi ini," tutur Eni.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved