Rombongan Pengawal Jenazah Rusak Palang Pintu di Gerbang Tol Cengkareng 2: Ingin Masuk Gratis

"Pengerusakan ALB terjadi di GT Cengkareng 2 Pukul 13.33 WIB yang dilakukan oleh rombongan pengawal jenazah yang memaksa masuk tol," kata Irra

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Erik Sinaga
Istimewa
Potongan video pengerusakan palang pintu di Gerbang Tol Cengkareng 2, Jakarta Barat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra‎

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Palang pintu di Gerbang Tol Cengkareng 2, Jakarta Barat dirusak oleh rombongan pengawal mobil jenazah yang memaksa masuk ke dalam tol secara gratis.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat palang pintu tol‎ atau Automatic Lane Barrier (ALB) dirusak oleh beberapa orang yang merupakan rombongan pengawal jenazah.

Terlihat seseorang yang mengenakan kaus putih ditemani dengan seorang pria yang memakai helm merusak palamg pintu di Gerbang Tol Cengkareng 2.

Sebuah mobil jenazah juga terlihat di dalam video berdurasi 0.58 detik.

Tak hanya itu, beberapa orang tersebut yang mengendarai sepeda motor juga nekat menerobos jalan tol.

Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga, Irra Susiyanti membenarkan kejadian tersebut.

Ia menuturkan kejadian tersebut terjadi siang tadi sekira Pukul 13.33 WIB.

"Pengerusakan ALB terjadi di GT Cengkareng 2 Pukul 13.33 WIB yang dilakukan oleh rombongan pengawal jenazah yang memaksa masuk tol. ‎Karena tidak sesuai prosedur, akhirnya mereka mendobrak sendiri ALB‎," kata Irra ‎dalam keterangannya, Selasa (12/3/2019).

Pantang Menyerah Permohonan Ditolak, Fahri Hamzah Ikut Jamin Ratna Sarumpaet Jadi Tahanan Kota

Kepolisian Malaysia Kembalikan Jenazah Korban Mutilasi Nuryanto dan Ai Munawaroh Setelah Autopsi

WNA Selundupkan Narkoba Seberat 11 Kg Dalam Kaleng Saus Tomat Melalui Bandara Soekarno-Hatta

Irra menjelaskan sedikitnya tercatat14 kendaraan dalam rombongan tersebut yang nekat menerobos masuk ke dalam tol tanpa membayar.‎

Atas tindakan kriminal tersebut, selain mengalami kerugian material, pihak Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) juga telah melaporkan hal ini ke Polsek Cengkareng.

"Tidak ada korban dari petugas kami, tapi ada kerugian material pada peralatan tol. Pihak JMTO telah memperbaiki kerusakan dan proses transaksi berjalan normal kembali," kata Irra.‎

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved