Disinggung KPU Soal Postingan Kontainer, Andi Arief: KPU Terlalu Sensitif

Seperti saat mengunggah tujuh kontainer surat suara yang sudah tercolos awal Januari 2019 lalu, Andi tak terima bila postingannya disebutmenyebar hoax

Disinggung KPU Soal Postingan Kontainer, Andi Arief: KPU Terlalu Sensitif
TribunJakarta/Bima Putra
Andi Arief di RSKO Jakarta Timur, Selasa (12/3/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Andi Arief menyebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) terlalu sensitif dalam menanggapi unggahan foto kontainer pembawa surat suara yang dia upload lewat akun Twitter-nya @AndiArief_.

Dia beralasan, dalam unggahan foto tersebut tak menulis kata 'kontainer' atau menyebut kontainer yang terdapat aksara asing itu mengangkut surat suara dari luar Indonesia.

"KPU yang terlalu sensitif dengan kontainer, emang saya ngomong kontainer? Kan enggak. Sampai sekarang belum ada penjelasan juga. Saya justru bertanya, tolong KPU jawab," kata Andi di RSKO Jakarta Timur, Selasa (12/3/2019).

Seperti saat mengunggah tujuh kontainer surat suara yang sudah tercolos awal Januari 2019 lalu, Andi tak terima bila postingannya disebut menyebar hoax.

Politikus Partai Demokrat itu menuturkan, postingan tujuh kontainer surat suara dan kontainer beraksara asing yang diposting hanya menyampaikan sebuah gambar.

"Saya kan bukan menyebarkan berita bohong, saya menyampaikan bahwa ini ada gambar ini. KPU ini terlalu sensitif. Tapi sudahlah, tujuh kontainer saya enggak terbukti. Misalnya diduga saya konspirasi enggak ada juga," ujarnya.

Komisioner KPU Viryan Azis meminta Andi agar datang langsung ke kantor KPU bila memiliki informasi terkait penyelenggaraan Pemilu 2019 yang digelar 17 April nanti.

Viryan menilai ikut menyebarkan kabar yang tak pasti kebenarannya merupakan perbuatan dosa dan tak layak dilakukan karena hanya memicu masalah.

Menganal Juri Pengganti Chef Marinka di Masterchef Indonesia, Renatta Moeloek

Ramalan Cinta Zodiak Rabu 13 Maret 2019: Hari Scorpio Dipenuhi dengan Dia

"Kita berterima kasih kalau ada masukan-masukan. Tapi sebaiknya masukan itu disampaikan langsung kepada kita, kan peserta pemilu biasa bertemu dengan kami. Dosa loh nyebarin hal yang belum jelas," ucap Viryan, Senin (11/3/2019).

KPU telah memberi penjelasan terkait foto kontainer yang diposting Andi lewat akun Twitter-nya dan menegaskan tak ada surat suara yang dikirim dari Jepang dan Tiongkok.

Aksara asing yang melekat di kontainer lantaran kontainer disewa yang digunakan disewa dari Singapura, sementara perempuan dalam foto merupakan Ketua KPUD Kulonprogo, Mutia. 

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved