Caleg PKS Diduga Cabuli Anak Kandungnya Sendiri Selama 8 Tahun, Begini Tindakan DPP

PKS telah mencoret pria berinisial AH tersebut dari daftar Caleg. Penyelenggara Pemilu kini sedang memproses pengajuan tersebut.

Caleg PKS Diduga Cabuli Anak Kandungnya Sendiri Selama 8 Tahun, Begini Tindakan DPP
Istimewa
Ilustrasi kekerasan seksual 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA -  Ketua Advokasi DPP PKS Agus Otto mengatakan pihaknya telah mengambil langkah tegas terhadap Caleg PKS di Pasaman Barat yang diketahui mencabuli anak kandungnya yang berusia 17 Tahun di Pasaman Barat, Sumatera Barat.

PKS telah mencoret pria berinisial AH tersebut dari daftar Caleg.

"PKS coret Caleg tersebut," katanya singkat saat dihubungi, Rabu, (13/3/2019).

Ia mengatakan DPW PKS Sumatera Barat telah mengajukan pencoretan kepada KPUD setempat.

Penyelenggara Pemilu kini sedang memproses pengajuan tersebut.

"PKS yang mengajukan permohonan kepada KPUD Pasaman barat untuk pencoretan caleg tersebut," pungkasnya.

Sebelumnya dilansir dari Tribun Padang oknum caleg yang berinisial AH tersebut, dilaporkan karena mencabuli anak kandungnya, Melati (17), bukan nama sebenarnya.

Ibu kandung korban yang juga istri pelaku baru mengetahui itu setelah anaknya mengadu kepadanya.

Mendengar itu, sang ibu marah dan langsung melaporkan dugaan pencabulan tersebut ke Polres Pasaman Barat.

Halaman
123
Editor: Erlina Fury Santika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved