Dalam Satu Minggu, Petugas UPK Badan Air Bisa Jual Ratusan Kilogram Botol Plastik

Botol plastik bekas itu merupakan hasil pilahan para petugas yang didapat sewaktu mereka membersihkan ‎sampah di aliran Kali Jakarta.

Dalam Satu Minggu, Petugas UPK Badan Air Bisa Jual Ratusan Kilogram Botol Plastik
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Ratusan kilogram botol plastik bekas dijual petugas UPK Badan Air ?ke bank sampah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM‎, GROGOL PETAMBURAN - Beberapa karung besar berisi botol plastik bekas dibawa petugas UPK Badan Air Jakarta Barat untuk dijual ke Centra 3R (‎Reuse, Reduce dan Recycle) atau Bank Sampah UPK Badan Air di Waduk Tomang, Grogol Petamburan Jakarta Barat.

Karung berisi botol bekas diangkut menggunakan dua mobil bak terbuka.‎

Botol plastik bekas itu merupakan hasil pilahan para petugas yang didapat sewaktu mereka membersihkan ‎sampah di aliran Kali Jakarta.

"Jadi para petugas itu selain mereka membersihkan sampah ‎mereka juga memilahnya yang sekiranya masih bisa dimanfaatkan kembali," ujar Endriyanto personel tim medsos UPK Badan Air Jakarta kepada TribunJakarta.com, Kamis (14/3/2019).

Endriyanto ‎mengatakan kegiatan ini memang rutin dilakukan pihaknya untuk mengurangi sampah plastik.

Ratusan kilogram botol plastik bekas dijual petugas UPK Badan Air ?ke bank sampah.
Ratusan kilogram botol plastik bekas dijual petugas UPK Badan Air ?ke bank sampah. (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA)

"Sampah tersebut merupakan ‎hasil pilahan para petugas di lapangan. Satu minggu sekali kami memang rutin menjual ke bank sampah ini," kata Endriyanto.

Tak tanggung-tanggung, setelah ditimbang, ‎botol plastik bekas minuman itu mencapai 601 kilogram.

‎"Ini baru seminggu dikumpulkan sama para petugas dan hasilnya sudah 601 kilogram botol plastik. Nantinya uangnya akan dibagikan kepada para petugas yang mengumpulkan," kata Endriyanto.

‎Endriyanto mengakui saat ini masih banyak sampah plastik yang ditemukan mengambang di berbagai saluran kali di Jakarta.

"Sekarang memang masih banyak sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan. Padahal seharusnya masyarakat sudah sadar untuk lebih bijak memilah sampah untuk menjaga lingkungan," katanya.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved